Salah satu ASN ikut serta dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah atau GAMAS di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
Salah satunya Subhan, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Medan. Pagi tadi Subhan mengantar anak keempatnya, Muhammad Faqih, yang untuk pertama kali duduk di bangku Taman Kanak-kanak di Yayasan Fajar Diinul Islam Namira Islamic School, Jalan Setia Budi Pasar I Nomor 76, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
“Pertama, saya mendukung gerakan GAMAS sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas,” ujar Subhan saat ditemui di sekolah.
Ini merupakan kali pertama Subhan mengantar anak keempatnya. Sebelumnya, pagi itu ia juga sempat mengantar anak ketiganya ke SD Al-Amjad Medan.
“Kalau untuk anak saya yang keempat, ini baru kali ini saya mengantar. Tapi kalau anak yang ketiga itu, insyaallah setiap ada waktu luang, saya berkesempatan untuk mengantar ke sekolah,” katanya.
Menurutnya, kehadiran ayah sangat penting. Sebab, baginya kehadiran ayah itu bisa memberikan rasa aman dan nyaman. Terutama bisa menumbuhkan rasa percaya diri dan juga semangat dalam belajar.
Di hari pertama sekolah, ia berpesan kepada anaknya untuk belajar sungguh-sungguh.
"Hormati guru. Sayangi juga teman-temannya. Itu yang paling penting," katanya.
Nilai yang ingin ia tanamkan adalah disiplin, akhlakul karimah, dan kejujuran. Ia juga mengapresiasi kebijakan dispensasi presensi bagi ASN. “Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Medan tidak hanya memperhatikan kinerja ASN, tetapi juga mendukung penguatan ketahanan keluarga,” tuturnya.
“Menurut saya sangat perlu gerakan ini dilakukan setiap tahun. Karena keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak bisa menimbulkan rasa percaya diri anak untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya yang baru,” tambah Subhan.
Usai mengantar anak, Subhan langsung menuju kantor sesuai arahan Wali Kota Medan agar pelayanan publik tidak terganggu.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang berkualitas dan pada akhirnya akan mendukung kebijakan Pemerintah Kota Medan. Generasi emas 2045,” pungkas Subhan.
GAMAS diharapkan menjadi momentum untuk menguatkan peran ayah dalam pendidikan anak, sekaligus menumbuhkan karakter anak sejak usia dini di Sumatra Utara.