Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Festival Purnama Pertama Tahun Tamil di Medan Penuh Warna
Upacara chitirai paurnami thiruvilla di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • Festival Chitirai Paurnami Thiruvilla di Medan jadi perayaan Hindu Tamil terbesar di Sumatera Utara, menandai purnama pertama tahun baru Tamil dan wujud syukur kepada Dewa Murugan serta Dewi Mariamman.
  • Tradisi ini melibatkan ritual sakral seperti memandikan arca Dewa Murugan dengan susu, madu, air kelapa, serta peziarah yang membawa kavadi sebagai bentuk nazar dan pembuka energi tahun baru.
  • Puncak acara berupa arak-arakan kavadi dan kereta Dewa Murugan diikuti ribuan orang dengan musik tradisional meriah, mencerminkan keberagaman budaya dan sejarah panjang komunitas Tamil di Medan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
1870-an

Buruh kontrak Tamil dari India Selatan dibawa ke Deli untuk bekerja di perkebunan tembakau.

1884

Komunitas Tamil membangun Kuil Shri Mariamman di Kampung Madras, Medan.

3/5/2026

Upacara Chitirai Paurnami Thiruvilla digelar di Kuil Shri Bhatara Kaliamman, Kampung Lalang, Medan dengan berbagai ritual dan arak-arakan besar.

kini

Festival Purnama Pertama Tahun Tamil menjadi identitas budaya komunitas Tamil di Medan dan dirayakan sebagai simbol toleransi serta warisan 150 tahun keberadaan mereka.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Festival Purnama Pertama Tahun Tamil atau Chitirai Paurnami Thiruvilla merupakan perayaan Hindu Tamil terbesar di Sumatera Utara, menandai bulan pertama kalender Tamil dan purnama pertama dengan berbagai ritual keagamaan.
  • Who?
    Umat Hindu Tamil di Kota Medan bersama para peziarah dan warga sekitar mengikuti upacara di Kuil Shri Bhatara Kaliamman Kampung Lalang serta arak-arakan Kavadi yang melibatkan ribuan peserta.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Kuil Shri Bhatara Kaliamman Kampung Lalang, Kota Medan, dengan rute arak-arakan melewati Jalan Karya menuju sungai dan kembali lagi ke kuil tersebut.
  • When?
    Upacara utama dilaksanakan pada Minggu, 3 Mei 2026, bertepatan dengan purnama pertama dalam bulan Chitirai menurut kalender Tamil.
  • Why?
    Perayaan ini dilakukan sebagai ungkapan syukur kepada Dewa Murugan dan Dewi Mariamman atas datangnya tahun baru Tamil serta untuk memohon hujan, panen baik, dan perlindungan dari penyakit.
  • How?
    Ritual dilakukan dengan memandikan arca Dewa Murugan menggunakan susu, madu, air kelapa; pemasangan kavadi oleh peziarah; tusuk pipi atau lidah sebagai nazar; serta ar
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Medan banyak orang Tamil rayain pesta besar namanya Chitirai Paurnami. Mereka sembah Dewa Murugan dan Dewi Mariamman buat syukur tahun baru. Ada arca dimandiin susu dan madu, ada orang jalan bawa kavadi berat, musik keras, dan semua senang makan bareng. Sekarang banyak orang datang nonton di jalan raya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Festival Purnama Pertama Tahun Tamil di Medan menampilkan kekayaan budaya yang hidup dan penuh makna. Melalui arak-arakan ribuan peserta, musik tradisional, serta pembagian makanan gratis, perayaan ini memperlihatkan semangat kebersamaan dan rasa syukur komunitas Tamil. Tradisi turun-temurun ini juga menegaskan identitas multikultural Medan yang terbuka dan toleran terhadap keberagaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Upacara Chitirai Paurnami Thiruvilla atau Festival Purnama Pertama Tahun Tamil di Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang, Kota Medan merupakan perayaan Hindu Tamil terbesar di Sumatera Utara.

“Chitirai” artinya bulan pertama kalender Tamil, “Paurnami” artinya purnama, “Thiruvilla” artinya festival kuil besar.

Di Kota Medan, ini menjadi identitas komunitas Tamil yang udah 150 tahun ada di kota ini.

Sejarah singkat awal mulanya yakni, di bawa buruh kontrak Tamil dari India Selatan tahun 1870-an buat kerja di perkebunan tembakau Deli. Mereka kemudian membangun kuil Shri Mariamman di Kampung Madras tahun 1884.

Tujuan upacara merupakan ucapan syukur ke Dewa Murugan dan Dewi Mariamman atas tahun baru Tamil.

Chitirai dimaknai bulan pertama kalender Tamil. Purnama pertama dimaknai dengan energi paling suci. Minta hujan, panen bagus, dan tolak bala penyakit.

1. Medan merupakan kota unik dengan merayakan Chitirai Paurnami

Upacara chitirai paurnami thiruvilla di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Medan merupakan kota unik, satu-satunya kota di Indonesia yang rayain Chitirai Paurnami skala besar di jalan raya.

Rute Arak-arakan dimulai dari Jalan Karya, Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang menuju ke Sungai dan kembali lagi.

2. Rangkaian upacara Chitirai Paurnami

Upacara chitirai paurnami thiruvilla di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Pada Minggu (3/5/2026) berbagai kegiatan dilakukan secara sakral, mulai dari upacara hingga hiburan.

Memandikan arca Dewa Murugan pakai susu, madu, air kelapa. Buka energi tahun baru di kuil. Persiapan Peziarah pasang kavadi: tandu besi dan beban di badan. Bentuk nazar. Ada yang tusuk pipi dan lidah pakai vel/kawat kecil.

3. Arak-arakan menjadi puncak acara dengan ribuan orang

Upacara chitirai paurnami thiruvilla di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Arak-arakan Kavadi sebagai puncak acara. Ribuan orang iring kavadi dan kereta Dewa Murugan. Musik urumi melam dan nadaswaram kencang. Makan gratis untuk semua.

Chitirai Paurnami bukan hanya ritual agama. Kegiatan ini menjadi bukti Medan bahwa, suku India sudqh ada sejak 150 tahun lalu.

Artinya, Chitirai Paurnami Thiruvilla dimaknai dengan Purnama, Nazar, dan Toleransi.

Editorial Team