Farida mengatakan pemerintah ingin jurnalis di daerah memiliki kesiapan yang sama dengan di kota-kota besar dalam menghadapi perubahan teknologi yang berkembang sangat cepat.
"Kita berharap disrupsi teknologi ini dihadapi bersama-sama. Jangan sampai teman-teman di kota lebih siap, tetapi di daerah tidak siap. Teman-teman di daerah harus sama siapnya dengan yang di kota," kata Farida.
Menurutnya, peningkatan kapasitas menjadi penting agar insan pers mampu beradaptasi dengan perubahan ekosistem media yang kini bergerak menuju platform digital.
Farida menilai media lokal memiliki keunggulan yang tidak dimiliki media nasional karena lebih dekat dengan masyarakat dan memahami berbagai persoalan yang terjadi di wilayahnya masing-masing.
"Teman-teman media lokal lebih cepat mengenali dan menemukan persoalan di daerah. Ketika isu-isu itu disampaikan ke pusat, maka akan menjadi perhatian pemerintah pusat," ujarnya.
Ia menambahkan kekuatan media lokal justru terletak pada kemampuannya menghadirkan informasi yang relevan bagi masyarakat setempat.
"Tidak harus sama dengan pemberitaan media nasional. Kekuatan media lokal justru menjadi penopang bagi media nasional karena menghadirkan isu-isu yang dekat dengan masyarakat," katanya.