Pendidik asal Medan, Dr. Stiven Widjaja, selaku President Director Carnegie School dan Rektor ITB Carnegie (Dok. Pribadi)
Kehadiran Dr. Stiven di Malaysia juga membuka ruang persahabatan dan dialog dengan berbagai tokoh lintas budaya yang memiliki perhatian pada pendidikan moral, perdamaian, dan harmoni universal.
Ia berkesempatan bertemu kembali dengan Teacher Chai yang kini menjalani kehidupan sebagai seorang Bhikkhu, dalam suasana penuh hormat dan persahabatan lintas budaya. Dr. Stiven juga berdialog dengan sejumlah delegasi internasional yang memiliki kepedulian terhadap nilai Dizigui, Ji Zu, dan pembentukan karakter generasi muda.
“Anak-anak muda hari ini tidak hanya perlu dipersiapkan untuk berhasil secara akademik. Mereka juga perlu dibimbing untuk menjadi manusia yang memiliki hati, menghormati perbedaan, menghargai budaya, dan mampu membawa kebaikan bagi dunia,” ujarnya.
Di akhir sesi, Dr. Stiven berpesan kepada peserta muda agar berani bermimpi besar tetapi tetap rendah hati. Ia mengajak generasi muda untuk bangga pada budaya sendiri, menghormati budaya orang lain, dan menggunakan teknologi tanpa kehilangan sisi kemanusiaan.
“Kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari apa yang kita capai, tetapi dari manusia seperti apa kita menjadi, dan kebaikan apa yang kita tinggalkan,” tutupnya.
Melalui keikutsertaan ini, Carnegie School dan ITB Carnegie menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan nilai hidup yang bermanfaat bagi masyarakat.