Medan, IDN Times – Rentetan bencana hidrometeorologi hingga wabah penyakit mengepung sedikitnya 12 kabupaten dan kota di Sumatra Utara. Data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Sumut pada Senin (2/11/2026) pukul 17.00 WIB mencatat belasan kejadian banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, hingga Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular yang terjadi sejak akhir Oktober hingga awal November 2026.
Dampak paling fatal akibat cuaca ekstrem terjadi pada Jumat (30/10/2026) pukul 19.00 WIB di Dusun Liren, Desa Kuta Gamber, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi. Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon besar hingga menimpa satu unit rumah warga sampai rusak berat, merenggut satu korban jiwa, dan melukai satu orang lainnya.
Bencana cuaca ekstrem serupa menyusul terjadi di Desa Salak II, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat pada Minggu (1/11/2026) pukul 16.00 WIB, di mana pohon tumbang merusak satu unit rumah warga hingga memaksa satu keluarga mengungsi ke rumah kerabat.