Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bawa Musik Etnik Kontemporer Aceh, Keubitbit Bakal Tampil di Kanada
Para personel Keubitbit Band. (Dokumentasi Keubitbit untuk IDN Times)

Banda Aceh, IDN Times - Grup musik etnik kontemporer Aceh, Keubitbit, mendapat undangan untuk tampil pada Niagara Jazz Festival 2026 di Ontario, Kanada. Acara tersebut akan berlangsung pada 4-5 Juli 2026.

Pendiri Keubitbit, Safrullah atau Aloel, mengatakan kelompoknya dijadwalkan tampil di dua panggung utama bertajuk World Music on the Beach dalam festival tersebut.

“Keubitbit dijadwalkan tampil pada dua panggung utama bertajuk World Music on the Beach,” kata Aloel dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).


1. Jadi panggung internasional keenam Keubitbit sejak 2023

Para personel Keubitbit Band. (Dokumentasi Keubitbit untuk IDN Times)

Aloel menyampaikan penampilan di Kanada bukan menjadi panggung internasional pertama mereka. Namun, ini merupakan panggung keenam yang diikuti Keubitbit sejak 2023. 

Sebelumnya, grup tersebut tampil di sejumlah festival jazz internasional di Rusia, seperti Jazz Triumph Festival, Sirius Jazz Days, Moscow Jazz Festival, dan Dr. Jazz Festival.

Rombongan Keubitbit dijadwalkan berangkat dari Indonesia pada 1 dan 8 Juli 2026. Selain tampil di Niagara Jazz Festival, manajemen grup tersebut juga sedang menjajaki peluang tampil di festival lain di Kanada.


2. Bawa musik tradisi Aceh ke panggung dunia

Para personel Keubitbit Band. (Dokumentasi Keubitbit untuk IDN Times)

Aloel mengatakan keikutsertaan Keubitbit di berbagai festival internasional merupakan bagian dari upaya memperkenalkan budaya Indonesia melalui musik.

"Perjalanan ini bukan sekadar tentang memperjuangkan musik, melainkan membawa visi besar untuk memperkenalkan Indonesia sebagai surga bunyi kultural bagi dunia," ujarnya.

Menurut dia, setiap karya yang dibawakan Keubitbit mengangkat identitas budaya Aceh yang dikemas secara adaptif sehingga dapat diterima oleh publik internasional.


3. Pernah meraih AMI Awards 2020

Para personel Keubitbit Band. (Dokumentasi Keubitbit untuk IDN Times)

Keubitbit dikenal sebagai grup musik yang memadukan unsur tradisi Aceh dengan jazz dan world music. Mereka mengeksplorasi instrumen tradisional seperti rapa'i dan tilingtit yang dipadukan dengan instrumen modern.

Kelompok musik ini meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020 untuk kategori Karya Produksi World Music Terbaik melalui karya instrumental berjudul Saban Sabee.

Selain tampil di berbagai festival internasional, Keubitbit juga aktif menggelar lokakarya kebudayaan dalam setiap lawatan luar negeri. Di Rusia, mereka pernah mengadakan workshop di Institute of Asia and Africa Moscow State University (ISAA) serta Moscow State Tchaikovsky Conservatory.

Melalui penampilan di Kanada, Keubitbit kembali membawa musik dan budaya Aceh ke panggung internasional sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Indonesia kepada publik dunia.


Editorial Team

Related Article