Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ASDP Investigasi Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Sebanyak 15 Taruna Terluka
KMP Aceh Hebat 2 saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
  • Ledakan terjadi di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 saat sandar di Pelabuhan Ulee Lheue, menyebabkan 15 taruna Poltekpel Malahayati terluka dan dirawat di rumah sakit.
  • ASDP melakukan investigasi bersama KSOP dan pihak terkait untuk memastikan penyebab ledakan, sambil memberikan layanan makanan bagi penumpang yang terdampak keterlambatan pelayaran.
  • Akibat insiden tersebut, pelayaran KMP Aceh Hebat 2 dibatalkan dan seluruh penumpang dialihkan ke KMP BRR dengan jadwal keberangkatan baru pukul 17.00 WIB.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banda Aceh, IDN Times - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab ledakan yang terjadi di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 saat kapal sandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab insiden tersebut sembari memprioritaskan penanganan korban yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

"Memang ada letupan di ruang mesin. Namun, kami akan melanjutkan investigasi terhadap kejadian ini," kata Andri.

Berdasarkan keterangan awal ASDP, insiden diduga bermula dari letupan pada sistem hidrolik pintu kedap otomatis di ruang mesin. Awak kapal kemudian menjalankan prosedur darurat dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar tiga hingga empat menit.

1. ASDP fokus pada penanganan korban

Suasana IGD RSUDZA Banda Aceh. (Dokumentasi Ima untuk IDN Times)

Andri mengatakan fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

ASDP juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan memastikan bertanggung jawab terhadap perawatan korban.

"Fokus kami saat ini terhadap korban yang sedang di rumah sakit. Kami juga turut berdukacita atas kejadian ini. Semoga para korban segera pulih. Dari sisi perawatan dan lain sebagainya, tentu kami selaku operator kapal bertanggung jawab," ujarnya.

Menurut ASDP, sekitar 15 korban yang mengalami luka bakar telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Andri menjelaskan seluruh korban merupakan taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati yang sedang berada di kapal saat kejadian.

"(Korban) hanya dari Taruna Poltekpel Malahayati. Tidak ada penumpang," katanya.

2. Investigasi penyebab ledakan masih berlangsung

Evakuasi korban kebakaran dan ledakan KMP Aceh Hebat 2. (Dokumentasi Basarnas Kelas A Banda Aceh untuk IDN Times)

Selain menangani korban, ASDP terus berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), aparat terkait, serta pengguna jasa untuk meminimalkan dampak gangguan pelayaran.

Sebagai bentuk pelayanan, ASDP juga menyediakan makanan bagi penumpang yang terdampak keterlambatan keberangkatan.

"Kami komunikasi dengan para pengguna jasa dan juga dengan KSOP. Pertama, kami akan memberikan service meal berupa makanan karena ada kendaraan dan penumpang yang terlambat berangkat," kata Andri.

Saat ini ASDP masih melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Perusahaan menyatakan akan mendukung proses investigasi dan melakukan evaluasi terhadap standar keselamatan operasional.

"Kami turut mendoakan agar seluruh korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas dengan baik," ujar Andri.

3. Penumpang dialihkan ke KMP BRR

KMP Aceh Hebat 2 saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Akibat insiden tersebut, KMP Aceh Hebat 2 batal melayani pelayaran rute Ulee Lheue-Balohan yang dijadwalkan berangkat pada Jumat sore.

ASDP kemudian mengalihkan penumpang yang telah membeli tiket ke KMP BRR.

"Berhubung adanya gangguan teknis pada KMP Aceh Hebat 2, untuk penumpang dialihkan ke KMP BRR yang diberangkatkan pukul 17.00 WIB," demikian pengumuman yang disampaikan melalui pengeras suara di Pelabuhan Ulee Lheue.

Salah seorang penumpang, Ponzria, mengaku baru mengetahui adanya gangguan pada kapal setelah tiba di pelabuhan.

"Katanya kapal Aceh Hebat 2 tidak jalan, jadi dialihkan ke kapal selanjutnya, KMP BRR," ujarnya.

Ia mengatakan semula dijadwalkan berangkat menuju Sabang pukul 14.30 WIB. Namun, keberangkatan dibatalkan setelah terjadi ledakan di ruang mesin kapal.

Editorial Team

Related Article