Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Kantong Kering di Usia 20-an, Hindari!

5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Kantong Kering di Usia 20-an, Hindari!
ilustrasi uang (pexels.com/Kaboompics)

Gajian sudah masuk, tapi kok dompet masih aja kosong di pertengahan bulan? Rasanya uang cepat banget habis, padahal kamu sudah coba berhemat. Memang, di usia 20-an, banyak hal yang membuat kita ingin menikmati hidup, dari beli barang-barang yang kita inginkan hingga ikut gaya hidup teman-teman yang terlihat mewah di media sosial. 

Masa-masa awal karier bisa sangat menggoda, apalagi dengan gaji pertama yang rasanya ingin dibelanjakan semuanya. Tapi, ingat deh, usia 20-an adalah waktu yang pas untuk mulai membangun fondasi keuangan yang kuat.

Nah, berikut adalah lima kebiasaan buruk yang bisa bikin kantong kering, dan harus kamu hindari!

1. Terjebak dalam budaya "FOMO" dan gaya hidup sosmed

ilustrasi berbelanja (pexels.com/Sam Lion)
ilustrasi berbelanja (pexels.com/Sam Lion)

Pernah gak sih merasa kepingin banget ikut gabung sama teman-teman yang sedang liburan atau hangout di tempat kekinian yang sering muncul di feed Instagram? Duh, FOMO (Fear of Missing Out) emang sering jadi masalah. Padahal, kamu harus ingat bahwa banyak hal yang ditampilkan di media sosial itu gak selalu sesuai dengan kenyataan.

Terkadang, kita cuma melihat sisi terbaik dari kehidupan orang lain, tanpa tahu gimana keadaan keuangan mereka. Coba untuk lebih selektif memilih kegiatan sosial. Gak harus hadir di setiap acara atau coba semua tempat yang lagi viral. Tetap jaga kontrol diri agar keuanganmu gak terganggu.

2. Mengandalkan kartu kredit tanpa perencanaan yang matang

ilustrasi berbelanja (pexels.com/Leeloo Thefirst)
ilustrasi berbelanja (pexels.com/Leeloo Thefirst)

Kartu kredit memang bisa memberi kemudahan, apalagi dengan banyaknya promo dan cicilan 0 persen. Tapi, tanpa kontrol, kartu kredit bisa bikin kamu terjebak dalam utang yang gak kelar-kelar. Gampang banget kan, cuma gesek-gesek, eh, tahu-tahu tagihan numpuk?

Coba mulai buat anggaran bulanan yang lebih rapi. Gunakan kartu kredit hanya untuk kebutuhan yang memang perlu, dan hindari pakai kartu kredit untuk hal-hal kecil yang bisa dibayar tunai. Yang paling penting, bayar tagihan tepat waktu dan usahakan untuk gak hanya bayar minimum payment.

3. Tidak memiliki dana darurat yang memadai

ilustrasi mengatur uang (pexels.com/Kaboompics)
ilustrasi mengatur uang (pexels.com/Kaboompics)

Di usia 20-an, sering kali kita merasa masih terlalu muda untuk mikirin dana darurat. Padahal, kejadian tak terduga bisa datang kapan saja. Tanpa dana cadangan, kamu mungkin terpaksa utang atau bahkan pakai kartu kredit ketika ada kebutuhan mendesak.

Mulailah menyisihkan uang sedikit-sedikit, misalnya 10% dari penghasilan bulanan. Targetkan untuk memiliki dana darurat yang cukup untuk biaya hidup selama 3-6 bulan ke depan. Simpan uang ini di rekening yang terpisah agar gak gampang ke-goda untuk dipakai.

4. Mengabaikan investasi dan hanya fokus pada saving

ilustrasi uang (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi uang (pexels.com/Karolina Grabowska)

Memang, menabung itu penting banget. Tapi, kalau cuma mengandalkan tabungan di bank tanpa ada investasi, uangmu akan terus tergerus oleh inflasi. Sayangnya, banyak anak muda yang masih takut atau malas untuk mulai investasi, padahal ada banyak instrumen investasi yang bisa dimulai dengan nominal kecil.

Mulai cari tahu tentang investasi yang sesuai dengan tujuan dan profil risiko kamu. Misalnya, bisa coba reksadana atau SBN yang memungkinkan kamu berinvestasi meski dengan uang yang terbatas. Ingat, konsistensi lebih penting daripada jumlah besar.

5. Tidak tracking pengeluaran dan pemasukan

ilustrasi berbelanja (pexels.com/Tim Douglas)
ilustrasi berbelanja (pexels.com/Tim Douglas)

Pernah gak sih kamu merasa bingung, "Ke mana ya uangku habis bulan ini?" Banyak banget anak muda yang gak terbiasa mencatat pengeluaran mereka, jadi gak tahu jelas ke mana uang mereka pergi. Padahal, dengan mencatat keuangan, kamu bisa lebih mudah mengatur dan mengetahui pos mana yang bisa dihemat.

Cobalah manfaatkan aplikasi pencatat keuangan yang ada, banyak yang gratis kok. Catat setiap pemasukan dan pengeluaran, meskipun itu terlihat kecil. Dengan begitu, kamu bisa lebih tahu pengeluaran mana yang bisa dikurangi dan merencanakan keuangan dengan lebih bijak.

Mengubah kebiasaan keuangan memang gak gampang, tapi bukan berarti gak mungkin. Mulailah dengan langkah kecil yang konsisten. Ingat, setiap keputusan finansial yang kamu buat hari ini akan punya dampak besar untuk masa depanmu. Semoga bermanfaat!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhamad Aldifa
EditorMuhamad Aldifa
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Cek Tanggal dan Lokasinya, Ini 2 Event Balap Bulan Mei 2026 di Medan

10 Apr 2026, 05:00 WIBNews