Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sedang Memancing, Panji Diterkam Harimau dari Belakang
Foto Harimau Sumatra yang terancam punah di habitat aslinya. (pinterest.com/ May Pöysti)

Siak, IDN Times - Konflik antara manusia dengan Harimau Sumatra kembali terjadi di Kabupaten Siak, tepatnya di Kampung Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Provinsi Riau. Kali ini, seorang pemuda bernama Panji menjadi korbannya. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/11/2024) sekitar pukul 22.30 WIB.

Akibat serangan 'si belang' itu, pemuda 23 tahun tersebut mengalami luka yang cukup serius dibagian kepalanya.

1. Sedang memancing ikan, korban diterkam dari belakang

ilustrasi hobi memancing (pexels.com/cottonbro studio)

Berdasarkan data yang diterima IDN Times, pada sore hari itu, Panji bersama 8 orang temannya, berangkat dari rumahnya di Dusun Mekar Sari, Kampung Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh, menuju ke Kampung Sungai Rawa dengan menggunakan sepeda motor. Adapun tujuannya untuk memancing ikan. 

Setibanya dilokasi, Panji bersama temannya langsung mulai memancing ikan dan berpindah-pindah dari satu kanal ke kanal lainnya. Aktivitas memancing ikan itu, mereka lakukan hingga malam hari.

Pada pukul 22.30 WIB, secara tiba-tiba, seekor Harimau Sumatra muncul dan langsung menyerang dan menerkam Panji dari belakang.

Salah satu teman Panji yang melihat, Basori, langsung berteriak meminta tolong. Teriakan Basori itu didengar oleh teman-temannya yang lain. Sehingga mereka datang ke arah Panji dan berhasil mengusir Harimau Sumatra tersebut.

2. Kepala korban mendapat 89 jahitan

Ilustrasi perawatan medis (IDN Times/ istimewa)

Atas kejadian itu, Panji dilarikan ke Polindes Kampung Mengkapan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Pada pukul 23.30 WIB, Panji kemudian dirujuk ke Puskesmas Sungai Apit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dalam penanganan medis di Puskesmas Sungai Apit, Panji mendapatkan luka jahitan dikepalanya sebanyak 89. Kemudian di lutut kiri dan kanan, serta jahitan di telapak tangan kirinya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter di Puskesmas Sungai Apit, kondisi Panji cukup stabil dan bisa pulang sembari di rawat jalan.

3. BBKSDA sebut daerah tersebut merupakan area habitat Harimau Sumatra

Kabid Teknis BBKSDA Provinsi Riau (IDN Times/ dok BBKSDA Riau)

Terkait peristiwa tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, mengaku telah mendapatkan laporan atas kejadian tersebut. Hal ini dikatakan Kabid Teknis BBKSDA Provinsi Riau Ujang Holisudin.

"Kami sudah mendapatkan laporan tadi malam dan saat ini tim kami sedang menuju lokasi kejadian untuk koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait," kata Ujang, Kamis (28/11/2024).

Dilanjutkannya, penyerangan Harimau Sumatra itu terjadi, dikarenakan korban tidak menyadari bahwa area tersebut menjadi habitat Harimau Sumatra.

Menurutnya, Harimau Sumatra yang menyerang korban, kemungkinan sedang mencari makanan. Mengingat, di daerah tersebut sedang terjadi kerusakan habitat alami dan keterbatasan sumber daya makanan bagi satwa liar itu.

Editorial Team