Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution (www.instagram.com/ahmadymax)
Akhyar mengakui bahwa, dirinya sempat mengalami badai sitokin sebelum dinyatakan positif COVID-19.
"Hal ini terjadi karena setelah 2 kali hasil swab dinyatakan negatif, kemudian saya pulang ke rumah. Nah, ketika itulah saya mengalami badai sitokin. Badai sitokin merupakan ada partikel koordinasi antibodi yang melakukan lompatan dari bagian bawah paru-paru ke bagian tengah dan bagian atas sebagian daripada paru-paru. Mungkin inilah yang menyebabkan saya menjadi positif," ungkapnya dalam salah satu video yang beredar pada pekan lalu.
Sementara itu, Jubir Tim Satgas kota Medan, Mardohar Tambunan telah membenarkan hal tersebut. “Oh itu proses dalam penyembuhan. Dalam proses penyembuhan masih ada tersisa mungkin virusnya yang perlu untuk dilakukan penanganan lagi yang sifatnya mungkin isolasi mandiri,” ucapnya.