Ilustrasi Penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)
Penganiayaan itu bermula pada Kamis (23/11/2023). Saat itu, pihak sekolah memulangkan para pelajar lebih cepat. Karena saat itu, pihak sekolah akan menggelar rapat persiapan Hari Guru Nasional.
Sekitar pukul 10.00 WIB, korban ke luar dari sekolah dengan bersepeda motor. Dia kemudian berhenti tidak jauh dari sekolah.
Tanpa disangka-sangka, sekelompok orang bersepeda motor mendatanginya. Korban dipaksa ikut dan dibawa ke sebuah warung. Di dalam warung itu, dia dianiaya. Dipaksa makan lumpurm menghisap sandal, makan daun hingga air liur ludah salah satu pelaku.
Korban kemudian disundut rokok. Para pelaku juga menyundut korban dengan besi panas berbentuk inisial PA.
Orangtua korban yang mengetahui peristiwa itu, kemudian membawanya ke rumah sakit. Korban diketahui mengalami luka memar di sekujur tubuh.