Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KPU Medan Tuntaskan Pembayaran Honor Pelipat Suara Hari Ini

KPU Medan Tuntaskan Pembayaran Honor Pelipat Suara Hari Ini
Ilustrasi kotak suara pemilihan umum 2024 (freepik.com/sanggart)
Share Article

Medan, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan memastikan akan menyelesaikan pembayaran honor para pekerja sortir dan lipat surat suara pemilu 2024.

Sebelumnya, ribuan warga pekerja pelipat surat suara Pemilu 2024 di gudang logistik KPU Medan, melakukan unjuk rasa. Unjuk rasa dilakukan warga lantaran honor yang dijanjikan tidak dibayar oleh KPU Medan.

Ribuan warga yang bekerja sebagai pelipat kertas surat suara melakukan unjuk rasa di gudang logistik KPU Medan di Jalan Komodo Laut Yos Sudarso, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

1. KPU Medan katakan tidak ada demo terjadi di gudang logistik

Ilustrasi Simulasi Petugas KPPS Pemilu (viva.co.id)
Ilustrasi Simulasi Petugas KPPS Pemilu (viva.co.id)

Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah meyatakan bahwa tidak ada demo yang terjadi di Gudang KPU Medan, di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

"Tidak ada demo kita hanya beritahukan kepada pekerja itu dibayarkan hari ini dan ini masih dalam proses," ucapnya.

2. Upah pelipatan surat suara Rp350 per lembar

logo Komisi Pemilihan Umum (journal.kpu.go.id)
logo Komisi Pemilihan Umum (journal.kpu.go.id)

Mutia menuturkan, surat suara yang menjalani proses sortir dan lipat ada beberapa jenis yakni untuk surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Medan. Kemudian surat suara pemilu calon presiden/calon wakil presiden. Honor untuk masing-masing surat suara berbeda per lembarnya.

"Untuk surat suara DPR RI, DPRD Sumut dan DPRD Medan Rp350, sedangkan untuk surat suara capres/cawapres Rp250," tuturnya.

Mutia juga mengklarifikasi bahwa proses pembayaran masih dalam tahap pengurusan, sehingga belum dapat dilakukan secara segera.

"Tadi hanya sekumpulan orang ramai, mereka bersorak-sorak tanpa adanya demo yang seharusnya dilengkapi izin," kata Mutia.

3. Akui proses pembayaran sedang berlangsung

Foto saat proses sortir dan pelipatan surat suara di kantor KPU Kota Bima (IDN Times/Juliadin)
Foto saat proses sortir dan pelipatan surat suara di kantor KPU Kota Bima (IDN Times/Juliadin)

Lanjutnya, bahwa hal tersebut hanyalah proses pembayaran yang sedang berlangsung dengan harapan agar para pekerja dapat segera menerimanya.

"Hari ini kita akan membayar semua pekerja yang telah bekerja, ini masih dalam proses," jelas Mutia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Indah Permata Sari
Arifin Al Alamudi
Indah Permata Sari
EditorIndah Permata Sari

Latest News Sumatera Utara

See More

4 Cara Mengatasi Mual saat Mencium Bau Daging Kurban di Hari Idul Adha

28 Mei 2026, 11:55 WIBNews