Kebakaran Rumah Wartawan Karo, Polisi Sebut Ada 2 Titik Api

1. Polisi belum menyebut dua titik api yang dimaksud

Penjabat Sementara (Pjs) Kapolres Karo AKBP Oloan Siahaan menjelaskan, pihaknya menemukan ada dua titik api pada kebakaran itu. Namun dia belum mendetilnya.
"Dari hasil Labfor disandingkan dengan keterangan saksi-saksi menemukan kejadian. Ada dua titik api, yang terdeteksi cukup besar, cukup parah di rumah tersebut. Api tersebut, membesar terlihat pertama kali di dalam rumah," kata Oloan, Minggu (30/6/2024).
2. Korban diketahui berjualan BBM eceran dan gas elpiji

Oloan juga mengatakan, selama ini Sempurna memang memiliki usaha berdagang Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran dan tabung gas elpiji. Sehingga saat kebakaran api cepat membesar.
"Kemudian, saksi-saksi ada upaya menolong orang di dalam dengan memecahkan kaca etalase atau kita sebut steling," sebut Oloan.
Dalam kasus ini pihaknya sudah memeriksa 16 saksi. Termasuk lima saksi kunci di antaranya.
3. Sempurna sempat beritakan perjudian diduga dikelola aparat militer
Kebakaran yang terjadi Kamis (27/6/2024) dinihari itu menewaskan empat orang di dalam rumah. Mereka merupakan Sempurna Pasaribu, Efprida br Ginting (48) (istri), Sudi Investigasi Pasaribu (12) (anak) dan Loin Situngkir (3) (cucu).
Beredar informasi jika rumah Sempurna dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK). Sebelum kebakaran itu, korban memang menulis berita dugaan perjudian yang dikelola aparat militer.
Menyikapi isu tersebut, Oloan mengatakan pihaknya masih fokus terkait penyelidikan penyebab kebakaran rumah tersebut. "Isu berkembang kami masih dalami kasus kebakaran terjadi ini. Kami imbau masyarakat percayakan proses penyelidikan kepada kami. Jangan terprovokasi ikut menyebarkan isu-isu yang belum jelas kebenarannya," pungkasnya.



















