Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Heboh Dugaan Jenazah di Kampus UNPRI, Polisi Masih Penyelidikan
ilustrasi media sosial (unsplash.com/Austindistel)

Medan, IDN Times – Kampus Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menghebohkan publik. Beredar video di linimasa media sosial ihwal temuan diduga mayat di kampus tersebut.

Video yang belakangan viral menunjukkan ada dua diduga mayat ditemukan di dalam sebuah bak air. Orang di dalam video menyebut jika bak air itu berada di lantai 9.

"Woi ada mayat di UNPRI woi, lantai 9," ujar perekam video dam menunjukkan dua sosok diduga mayat di dalam bak.

1. Polisi masih melakukan penyelidikan

Dok. Istimewa/Dutamedan.com

Viralnya video itu memantik polisi untuk bertindak. Polrestabes Medan saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus itu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan pengumpulan data.

"Video yang beredar selama dua hari ini telah menimbulkan kekhawatiran warga dan Polrestabes Medan turun tangan untuk menghilangkan keresahan masyarakat," katanya kepada wartawan, Selasa (12/12/2023).

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, tim Polrestabes Medan telah menemukan beberapa petunjuk yang sangat penting dalam kasus ini. Namun, rincian temuan tersebut masih akan dipelajari.

2. Hasil penyelidikan akan segera disampaikan

Ilustrasi Garis Polisi (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Fathir juga mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak UNPRI. Dia meminta, pihak kampus untuk kooperatif dengan proses penyelidikan.

Fathir mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan olah TKP dengan bantuan tim laboratorium forensik dari Polda Sumut.

"Dalam waktu dekat, hasil dari olah TKP ini akan segera disampaikan kepada publik," ungkapnya.

3. Beredar video klarifikasi, sebut sosok di dalam bak hanya manekin

Ilustrasi media sosial. (dok. samsung.com)

Belakang, pasca-video soal mayat viral, beredar video klarifikasi. Ada enam orang diduga mahasiswa yang meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.

“Melalui video klarifikasi ini, kami mahasiswa UNPRI menyatakan memohon maaf sebesar-besarnya atas penyebaran video, yang tampak teman saya Heriyanto. Properti dalam video tersebut merupakan manekin atau boneka. Bukan mayat. Video yang beredar adalah hoaks dan membuat keresahan bagi banyak pihak. Demikian pernyataan klarifikasi ini kami buat dengan sadar dan tanpa paksaan sebagai bentuk penyesalan terhadap tindakan yang kami lakukan,” ujar salah seorang di dalam video.

Editorial Team

Related Article