Ilustrasi pengisian BBM di SPBU. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Pantauan IDN Times di lokasi, massa memadati jalan. Para personel polisi melakukan pengamanan untuk mengawal kelancaran aksi di lokasi.
Aspirasi massa GMNI Kota Medan ini diterima anggota legislatif dari lima fraksi yakni PKS, Nasdem, Gerindra, Demokrat, PAN.
Fraksi Demokrat, Anita, mengatakan langsung kepada massa aksi bahwa secara pribadi dan Fraksi Demokrat dengan tegas menolak kenaikan harga BBM oleh pemerintah.
Sementara dari Fraksi PKS, Ahmad Hadian, menambahkan dari awal hingga nanti, pihaknya secara tegas menolak kenaikan harga BBM.
"Kita sama-sama tahu bahwa PKS dari awal dan saat paripurna sudah menolak kenaikan harga BBM," ucapnya.
Namun, ratusan massa dalam aksinya masih menunggu Fraksi PDI-P untuk datang menemui massa. Tetapi, tidak ada Fraksi PDI-P yang datang menerima aspirasi massa.
Dalam orasinya, massa terus menyuarakan penolakan harga BBM.
"Masih segar diigatakan kita, pada Juni yang lalu Jokowi mengucapkan tidak akan menaikkan BBM. (Sekarang) 200 juta lebih juta masyarakat Indonesia ditipu oleh Presiden. Apa yang dilakukan presiden melukai hati rakyat," ujar orator aksi.