Lalu, lanjut pria yang juga pernah menjadi ketua BADKO HMI Sumut itu menjelaskan, politik uang juga akan tetap berjalan di 2019.
“Apakah itu di Pileg, di DPD maupun di Pilpres walaupun dengan pola yang berbeda-beda. Tetapi, realitas dilapangan, politik uang itu tetap menjadi instrumen untuk transaksi politik antara pemilih dengan yang dipilih,” jelasnya
“Dengan situasi tersebut, kita akan memperoleh gambaran 2019 yang menurut saya akan lebih buruk ketimbang sebelumnya. Situasi dari 2014 ke 2019, ada hal-hal yang tidak muncul di 2014 namun muncul di 2019. Seperti yang saya sebutkan tadi. Seperti citra diri dibandingkan fakta, lalu politik identitas dan lainnya. Oleh karena itu menurut saya, iklim politik di 2019 lebih panas, lebih turbolensi ketimbang dari sebelum-sebelumnya,” Ucapnya
Karena itu, Menurut Dadang, Penting kesiapsiagaan dari pemerintah, aparat hukum dan penyelenggara pemilu untuk hal-hal yang krusial dan kemudian menetralisir sehingga kita akan lewati politik di April 2019 ini dengan damai dan tidak mengorbankan masyarakat.