Medan, IDN Times -Bus Trans Metro Deli (TMD) sudah setahun beroperasi. Selama itu pula masyarakat bisa menikmati bus yang menghubungkan berbagai kecamatan itu secara gratis.
Namun ada efek negatifnya bagi sopir angkutan umum alias angkot. Mereka resah karena merasa pendapatan berkurang akibat kehadiran Bus TMD. Keresahan mereka semakin menjadi karena sebelumnya sudah terpukul kehadiran transportasi online.
Mereka yang tergabung dalam Organda dan Kesper pun beramai-ramai mendatangi Balai Kota, Senin (21/2/2022). Para sopir menyampaikan protesnya ke Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Mereka memarkirkan armadanya di depan Balai Kota hingga Paladium Plaza sejak pagi. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes karena Bus TMD yang telah beroperasi setahun lebih tidak mengenakan tarif.
