Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BPBD Sumut Kerahkan Personel Bantu Warga Terdampak Banjir Medan

BPBD Sumut Kerahkan Personel Bantu Warga Terdampak Banjir Medan
Petugas KPPS melayani warga yang hendak menggunakan hak suaranya di TPS 9 Kelurahan Tanjung Gusta, Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara, Rabu (27/11/2024). (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Share Article

Medan, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan personel untuk membantu warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya.

"Semua personel dari pagi sudah di lapangan," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, di Medan, Rabu.

Namun, Sri Wahyuni tidak menyebut berapa personel yang dikerahkan dalam operasi membantu warga yang terdampak banjir tersebut.

Dia mengatakan para personel itu masih melakukan berbagai upaya penanganan sehingga jumlah dan data belum dapat disampaikan.

"Belum bisa beri data karena masih di lapangan semuanya," kata dia.

Akan tetapi, pihaknya akan menyampaikan seluruh perkembangan hasil dari operasi membantu warga yang terdampak banjir tersebut.

"Teman-teman di lapangan masih terus berupaya. Nanti kita sampaikan informasinya," ujar dia.

1. 5 Kecamatan mengalami banjir, 91 TPS menunda pemungutan suara

TPS 39 yang ada di Medan Denai, langsungkan pemungutan suara di tengah banjir (IDN Times/Eko Agus Herianto)
TPS 39 yang ada di Medan Denai, langsungkan pemungutan suara di tengah banjir (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Sejumlah wilayah di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terendam banjir dampak meluapnya air sejumlah sungai akibat curah hujan tinggi sejak Selasa (26/11) malam.

Sejumlah wilayah di Kota Medan yang terdampak banjir di antaranya Kecamatan Helvetia, Sunggal, Johor, Maimun, dan Medan Amplas.

Di Kecamatan Maimun, banjir menggenangi kawasan itu akibat meluapnya air Sungai Deli.

Warga yang tinggal sekitar bantaran sungai langsung mengungsi dan menyelamatkan diri ke wilayah yang lebih tinggi yang tidak terdampak luapan air sungai.

Di Kelambir Lima, Kecamatan Medan Helvetia, warga juga harus menyelamatkan barang-barang seadanya karena daerah itu terendam banjir setelah air Sungai Kampung Lalang meluap, dampak hujan lebat di daerah hulu.

Kondisi ini berdampak pada pemungutan suara. Banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terendam air. Hasil monitoring Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menunjukkan, ada 91 TPS yang menunda pemungutan suara.

2. Kopasgat bantu warga terdampak banjir di Deli Serdang

Sejumlah daerah banjir akibat luapan air sungai di Kota Binjai pada hari H pemungutan suara, Rabu (27/11/2024). (Dok. IDN Times)
Sejumlah daerah banjir akibat luapan air sungai di Kota Binjai pada hari H pemungutan suara, Rabu (27/11/2024). (Dok. IDN Times)

Batalyon Komando 469 Kopasgat juga melakukan kegiatan SAR kemanusiaan untuk membantu warga terdampak banjir yang melanda Perumahan Patumbak Permai, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. 

“Sejak pagi tadi, kami melaksanakan kegiatan SAR kemanusiaan penanggulangan bencana banjir dan saat ini, kegiatan SAR masih berlangsung diharapkan dapat membantu lebih banyak warga yang terdampak,” ujar petugas SAR Letda Pas Hermawan

Dia menyampaikan, banjir yang disebabkan hujan deras sejak Selasa malam (26/11), mengakibatkan ketinggian air mencapai 4 meter, dan merendam rumah-rumah warga.

“Akibat banjir tersebut membuat warga terjebak di atas atap rumah,” ujar dia.

Pihaknya kemudian melakukan evakuasi dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. 

“Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel dari Batalyon Komando 469, antara lain Serka Kaslan Sianipar, Serda Dippan Panjaitan, Koptu Abdul Rohmat, Kopda Ahmad Gafar, dan sejumlah prajurit lainnya,” sebut dia.

Dia menambahkan, tim SAR menggunakan berbagai perlengkapan untuk membantu proses evakuasi, antara lain webbing, LCR (landing craft rubber), pelampung, karmantel, pompa kaki, dan dayung untuk mengatasi genangan air yang sangat tinggi dan membantu mengevakuasi warga yang terjebak. 

“Dengan adanya upaya SAR ini, kami berharap dapat terus memberikan bantuan hingga seluruh warga yang terdampak bisa dievakuasi dengan aman,” jelasnya.

3. Jalan lintas Medan-Brastagi putus

longsor dari tebing di sisi jalan Jamin Ginting menuju Berastagi (dok.istimewa)
longsor dari tebing di sisi jalan Jamin Ginting menuju Berastagi (dok.istimewa)

Polda Sumut mengatakan arus lalu lintas dari Kota Medan menuju Kota Berastagi, Kabupaten Karo atau sebaliknya lumpuh total akibat jalan tertutup longsor, dampak dari hujan deras ini.

"Akibat longsor yang terjadi menyebabkan arus lalu lintas Medan-Berastagi, tepatnya di kawasan PDAM Tirtanadi lumpuh total," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Muji Ediyanto.

Muji mengatakan longsor tersebut dikarenakan terjadi hujan deras yang terjadi sejak, Selasa, dini hari yang menyebabkan di kawasan Kecamatan Sibolangit.

Lebih lanjut, dia mengatakan akibatnya arus lalu lintas Medan-Berastagi menjadi lumpuh total, atau sebaliknya.

"Dari dampak longsor itu, tiga orang teridentifikasi meninggal dunia akibat longsor dan sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Saat ini masih dilakukan pendataan kepada korban," tutur Muji.

Ia mengatakan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut dan jajaran saat ini tengah melakukan evakuasi membersihkan material longsor menggunakan alat berat sehingga arus lalu lintas Medan-Berastagi kembali dapat lalui.

"Kami mengimbau untuk sementara ini sebaiknya masyarakat menunda perjalanan dari Medan menuju Berastagi maupun sebaliknya. Ataupun mencari jalur alternatif apabila ingin menuju ke Kabupaten Karo," kata dia.

Sebelumnya juga terjadi banjir bandang yang terjadi di Desa Martelu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Sabtu (23/11) malam, mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan dua orang lainnya hilang.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More

Begal Bermobil Gegerkan Warga Langkat, 3 Tersangka Diciduk

08 Jun 2026, 21:10 WIBNews