suasana setelah tawuran di Jalan Halat, satu remaja terkena sajam yang menancap di punggungnya (dok.istimewa)
Sebanyak 3 remaja ditangkap oleh Polsek Medan Area. 3 remaja tersebut berinisial MRZ, MA, dan AFS.
1 di antara mereka merupakan anak di bawah umur. Dan ternyata dia sendirilah yang berperan sebagai otak pelaku sekaligus panglima perang.
"Kami dari kepolisian kebetulan dibantu keamanan lingkungan dan masyarakat berhasil mengamankan 3 remaja terlibat aksi tawuran. Inisial MRZ merupakan anak berkonflik dengan hukum dan merupakan otak pelaku," sebut Himawan.
Awalnya, kelompok remaja ini (Makmur Brother Hood) memberikan informasi di dalam grup, bahwa akan dilaksanakannya tawuran dengan kelompok Lamada. Mereka membuat janji pertempuran di Jalan Halat.
"Saat tawuran, salah satu kelompok Lamada saat melintasi TKP mengendarai sepeda motor. Pihak Makmur Brother Hood melakukan pelemparan batu. Akhirnya kedua korban jatuh. Dan salah satu dari mereka pakai alat senjata tajam dan melukai korban," beber Himawan.