Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

2 Pelaku Perampokan Uang Rp150 Juta Milik KPU Langkat Diciduk Polisi

2 Pelaku Perampokan Uang Rp150 Juta Milik KPU Langkat Diciduk Polisi
Ilustrasi tersangka (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Langkat, IDN Times - Tim Opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polres Langkat, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menimpa KPU Langkat.Dalam aksi kriminal yang dilakukan komplotan spesialis nasabah bank ini, uang senilai Rp 150 juta yang baru saja dicairkan di bank raib.

Para pelaku menggunakan modus gembos ban, pecah kaca, dan merusak pintu mobil korban. Dua pelaku berhasil ditangkap, sementara satu lainnya masih dalam pengejaran.

1. Aksi perampokan terjadi ketika korban beli es

Ilustrasi polisi (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan staf KPU Langkat, Santi Hariati. Insiden terjadi pada 26 November 2024, saat korban memarkir mobil di Jalan Perniagaan, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Korban bersama saksi turun untuk membeli es campur. Tak lama, alarm mobil berbunyi, dan korban mendapati pintu mobilnya telah rusak. Uang Rp 150 juta yang disimpan di bawah jok kursi sopir hilang.

Kejadian serupa juga pernah dilaporkan sebelumnya di Medan dengan kerugian Rp 200 juta. Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku adalah residivis yang telah berkali-kali melakukan aksi serupa. Tim gabungan langsung bergerak setelah mendapat petunjuk keterangan korban dan rekaman CCTV. Pada 17 Desember 2024, polisi berhasil menangkap pelaku pertama, Lambok Panjaitan alias Jait (45), di rumahnya Jalan Kongsi, Kecamatan Marindal.

2. Lari ke Riau, ini identitas para pelaku yang ditangkap

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

Lambok diketahui berperan sebagai kapten komplotan, yang mengatur aksi dan bertugas sebagai pemantau situasi. Berdasarkan keterangan Lambok, polisi melanjutkan penangkapan terhadap Askalani Adnan alias Lani (57) pada 18 Desember 2024 di Jalan Pendidikan, Bandar Klippa. Askalani merupakan eksekutor yang merusak pintu mobil dengan kunci T.

Barang bukti berupa pakaian pelaku yang terekam CCTV, dua unit HP, dan sepeda motor Honda Vario yang digunakan saat beraksi turut diamankan. Sementara pelaku ketiga, Indra Nababan alias Irfan, diketahui telah melarikan diri ke wilayah Polda Riau.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena korban adalah KPU Langkat, dan uang yang dicuri merupakan dana penting menjelang pelaksanaan Pilkada serentak.

3. Seorang pelaku lain masih diburu pihak kepolisian

Kapolres Langkat AKBP David, saat memantau lokasi TPS di Pilkada 2024 (IDN Times/ Bambang Suhandoko)
Kapolres Langkat AKBP David, saat memantau lokasi TPS di Pilkada 2024 (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo didampingi Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Dedi Mirza dan Kasi Humas AKP Rajendra Kusuma, mengakui dua tersangka kini sudah ditahan di ruang tahanan Mapolres Langkat. "Saat ini kedua tersangka sudah ditahan sedangkan seorang  pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian," kata AKBP David.

AKBP David juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kabupaten Langkat agar lebih berhati-hati dan waspada saat mengambil ataupun membawa uang dalam jumlah yang besar. "Saya minta dan mengimbau kepada masyarakat lebih waspada dan hati-hari ketika membawa uang dalam jumlah besar," jelas Kapolres Langkat

Bahkan  AKBP David juga mengimbau kepada masyarakat khususnya para nasabah bank yang membawa uang dalam jumlah besar bisa meminta pendampingan dari Polres maupun Polsek terdekat guna mencegah perampokan atau tindak kejahatan lainnya. "Silakan kalau ada yang mengambil uang cukup besar datang ke Polsek atau Polres terdekat atau ada kepolisian di sekitar bank untuk minta didampingi," tegas David.

Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menimpa KPU Langkat.

"Saya mengapresiasi terhadap tim Opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polres Langkat yang telah berhasil mengungkap kasus pembobolan uang bendahara KPU Langkat," kata Ketua KPU Langkat Dian Taufik Ramadhan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bambang Suhandoko
EditorBambang Suhandoko

Latest News Sumatera Utara

See More

96 Pemerintah Kota Hadir di APEKSI, Medan Jadi Pusat Perencanaan Kota

30 Jun 2026, 23:25 WIBNews