Comscore Tracker

Suka Duka Mollyta, Mantan Banker yang Pilih Jadi Blogger

Jadi blogger itu yang penting konsisten menulis

Medan, IDN Times - Kehadiran internet dalam kehidupan manusia mampu merubah setiap aspek kehidupan, membuat semuanya lebih mudah. Hal itu pula yang dirasakan Mollyta Mochtar (46). Berawal dari hobi membaca dan menulis. Ia mantap melakukan aktivitas ngeblog sejak 2014. Kini, ia juga eksis sebagai content creator dan Fasilitator Womenwill & Google Gapura Digital di Medan.

Nah, beberapa waktu lalu, IDN Times mengadakan live instagram bersama Mollyta. Kita membahas pentingnya konsistensi dan suka duka menjadi content creator di Medan. Berikut cerita Molly yang dirangkum IDN Times. Yuk simak! 

1. Pernah bekerja di salah satu bank swasta di Medan, lalu resign dan membuka bisnis salon kecantikan

Suka Duka Mollyta, Mantan Banker yang Pilih Jadi BloggerDok/Pribadi

Mengawali percakapan, Mollyta bercerita bahwa ia pernah bekerja di salah satu bank swasta di Medan, lalu resign dan membuka bisnis salon kecantikan.

"Hingga akhirnya, harus menutup bisnis yang jalan selama 4 tahun karena pindah kota," kenang Molly.

2. Sejak menjadi blogger, Mollyta akrab dengan kegiatan mereview suatu tempat, produk, makanan, maupun acara

Suka Duka Mollyta, Mantan Banker yang Pilih Jadi BloggerDok/Pribadi

Sejak menjadi blogger, Mollyta akrab dengan kegiatan me-review suatu tempat, produk, makanan, maupun acara. Nah, untuk mereview suatu kegiatan tentu tak semudah yang dibayangkan. Bagi Mollyta, teknik review bisa berbeda tergantung keperluannya.

"Supaya kita bisa menceritakan pengalamannya, pertama-tama harus mengaktifkan lima panca indera. Jadi, kita menuliskan pengalaman berdasar apa yang dilihat, dicium, didengar, dan dirasakan. Baru kemudian kita deskripsikan," bebernya saat Live Instagram di akun @idntimes.sumut.

3. Mollyta: Pilih mana yang prioritas. Disesuaikan dengan minat, kesesuaian, dan benefit yang diperoleh

Suka Duka Mollyta, Mantan Banker yang Pilih Jadi BloggerIDN Times/Masdalena Napitupulu

Dengan tema yang diusung IDN Times #ngobrolsantai, kita juga membahas suka dan duka menjadi blogger di Kota Medan. Seperti yang diketahui, blogger juga kerap mendapat tiga sampai empat undangan untuk meliput setiap hari-nya. Kalau begini, bagaimana Mollyta mengatur jadwal-nya?

"Pertama-tama seleksi dulu acara yang akan dihadiri. Dipilih mana yang prioritas. Disesuaikan dengan minat, kesesuaian, dan benefit yang diperoleh".

"Dalam sehari maksimal bisa menghadiri tiga acara aja supaya tidak kehabisan energi juga. Tapi rata-rata dalam sehari aku biasanya cuma hadir maksimal dua undangan aja," ujar Molly.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Nge-blog ala Mollyta Mochtar

4. Agar tetap eksis, tentukan kesanggupan untuk memproduksi artikel dalam sebulan

Suka Duka Mollyta, Mantan Banker yang Pilih Jadi BloggerDok/Pribadi

Tak hanya perihal mengatur jadwal, Mollyta juga berbagi tips untuk konsisten menulis. Menurutnya, agar tetap eksis, tentukan kesanggupan untuk memproduksi artikel dalam sebulan. 

"Tetapkan dulu kesanggupan kita memproduksi artikel dalam satu bulan itu berapa banyak. Ya, misalkan empat artikel per bulan. Kalau pun gak sanggup memenuhi target artikel, minimal 50 persen dari target tersebut bisa kita penuhi. Supaya kita membiasakan diri konsisten menulis".

5. Sudah terhitung enam tahun, Mollyta aktif menulis di blog pribadinya

Suka Duka Mollyta, Mantan Banker yang Pilih Jadi BloggerIDN Times/Arifin Alamudi

Sudah terhitung enam tahun, Mollyta aktif menulis di blog pribadinya. Katanya, jika tidak konsisten dalam menulis, ia tak akan berjalan sejauh ini. 

"Karena, kalau kelamaan gak ngeblog pasti akan memunculkan rasa malas. Jadi tetap usahakan untuk menulis artikel walau pendek," tuturnya.

6. Mollyta: Tetaplah menulis artikel yang original, bukan hasil dari copy paste artikel orang lain

Suka Duka Mollyta, Mantan Banker yang Pilih Jadi BloggerIDN Times/Masdalena Napitupulu

Mollyta juga menyampaikan, hal yang harus dihindari saat menulis adalah tidak membahas sesuatu tentang SARA, karena hal tersebut bisa memicu perdebatan.  

"Selain itu, tetaplah menulis artikel yang original, bukan hasil dari copy paste artikel orang lain," sambungnya.

7. Ciri khas juga sangat penting untuk menjaga eksistensi dalam menulis

Suka Duka Mollyta, Mantan Banker yang Pilih Jadi BloggerIDN Times/ Indah Permata Sari

Bagi Mollyta, ciri khas juga sangat penting untuk menjaga eksistensi dalam menulis.  "Sebab tanpa ciri khas, orang sulit membedakan. Artikel atau blog kita akan sama aja seperti orang lain kalau tidak punya keunikan, yang membuat orang kembali membaca blog kita selain dari kualitas artikelnya, ya tentu ciri khas kita yang unik tadi. Entah dari gaya bahasa, pemilihan diksi, sudut pandang, dan lain-lain," pungkasnya. 

Baca Juga: Cerita Ira Siregar, Berhenti PNS dan Pilih Usaha Roti Sourdough

Topic:

  • Masdalena Napitupulu
  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya