Comscore Tracker

Cerita Cece, Tiga Dekade Jalani Bisnis Kue Bakul di Medan

Kue bakul merupakan lambang pengharapan

Medan, IDN Times - Perayaan Imlek 2021, di tengah masa Pandemik COVID-19, tidak menyurutkan semangat para pelaku UMKM untuk membuat kue khas Imlek yaitu kue bakul. Meski sepi, kue bakul akan selalu diincar oleh siapa saja yang merayakan tahun baru Imlek. Sebab, selain untuk dikonsumsi, kue bakul diutamakan sebagai pelengkap ritual sembahyang para dewa dan leluhur.

Cece (47) Produsen kue bakul di Kota Medan, mengatakan tahun ini mengalami penurunan omset dibanding tahun sebelumnya. Katanya, hal ini berpengaruh semenjak adanya pandemik COVID-19. Namun, sebagai produsen kue yang sudah ada sejak tahun 90-an, ia harus tetap memproduksi kue khas ini.

"Hadirnya kue bakul sebagai lambang pengharapan agar hidup di tahun baru menjadi manis. Sama manisnya dengan kue bakul," ujar Cece.

1. Bisnis keluarga yang sudah dimulai sejak tahun 90-an

Cerita Cece, Tiga Dekade Jalani Bisnis Kue Bakul di MedanDok.Pribadi/IDN Times

Cece mengatakan bisnis keluarga yang sudah dimulai sejak tahun 90-an ini harus tetap mempertahankan kualitas yang terbaik. Jadi harus diimbangi dengan bentuk yang sempurna. Ditambah lagi, ini menggunakan resep warisan keluarga besar yang sudah memulai bisnis kue bakul sejak tahun 90-an.

"Keluarga besar mulai ama, akong, mama saya, tante, buat ini semua dulu. Nah sekarang saya yang melanjutkan. Sudah 5 tahun ini saya jualan kue bakul. Bahan bakunya sama, cara buatnya sama, dan rasanya udah pasti sama" tambah Cece. 

Baca Juga: Jangan Disajikan saat Imlek, 7 Makanan Ini Dianggap Membawa Sial 

2. Kue Bakul Christoper yang dibanderol Rp60 ribu-Rp90 ribu per kilogramnya

Cerita Cece, Tiga Dekade Jalani Bisnis Kue Bakul di MedanDok.Pribadi/IDN Times

Kue Bakul yang dibuat Cece ini, dinamakan Kue Bakul Christoper yang dibanderol Rp60 ribu-Rp90 ribu per kilogramnya. "Satu pack itu ada yang isi 2,3, atau 4 buah. Tegantung permintaan aja," tuturnya. 

Cece bersama timnya sudah memproduksi kue bakul ini sejak 10 Januari 2021. Hingga saat ini, total produksi berkisar 100 kg dan akan terus bertambah hingga mendekati hari tahun baru imlek.

Tak hanya berasal dari Kota Medan, ia memiliki pelanggan dari Jakarta, Pekanbaru, Nias, Sibolga, dan Aceh.

3. Kue bakul atau yang lebih dikenal dengan nama kue keranjang merupakan salah satu kudapan wajib saat tahun baru Imlek

Cerita Cece, Tiga Dekade Jalani Bisnis Kue Bakul di Medan

Kue bakul atau yang lebih dikenal dengan nama kue keranjang merupakan salah satu kudapan wajib saat tahun baru Imlek. Bentuknya gempal dan warnanya yang serba cokelat membuat kue ini seperti terbuat dari gula merah.

Namun ternyata, gula merah tidak tercampur sedikit pun di dalam adonannya. Kudapan ini terbuat dari murni gula putih. Rasanya manis.

Baca Juga: Jelang Imlek, Toko Pernak-pernik Mulai Diburu Masyarakat Tionghoa 

Topic:

  • Masdalena Napitupulu
  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya