Comscore Tracker

Keren! Gang Muhajir, Kampung Tematik Pertama di Pematangsiantar

Terjunkan 15 pelukis muda tingkat SMP hingga mahasiswa

Pematangsiantar, IDN Times - Gang Muhajir yang berada di Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur dulunya hanya sebuah kampung kecil yang tidak memiliki sesuatu yang ditonjolkan.

Berada di antara perlintasan kereta api dan kampung-kampung besar lainnya membuat kampung Muhajir seperti 'kampung mati'. Rumah-rumah hanya menjadi tempat persinggahan.

Sekarang pandangan itu berbeda. Kampung Muhajir itu hampir setiap hari ramai dikunjungi masyarakat luar. Dari terbitnya matahari sampai terbenam. Anak-anak terlihat bahagia bermain di atas lantai jalan yang sudah dilukis.

1. Berbagai macam gambar dilukis di Gang Muhajir

Keren! Gang Muhajir, Kampung Tematik Pertama di PematangsiantarGang Muhajir, kampung tematik pertama di Siantar (IDN Times/Gideon Aritonang)

Kampung Muhajir sekarang tampak indah. Dinding-dinding rumah dan jalan setapak antar rumah warga diwarnai lukisan indah. Mulai dari pemandangan, gambar tokoh dan rumah ibadah telah menghiasi.

Warga setempat pun turut bahagia. Para ibu-ibu dengan riang mengabadikan dirinya bersandar di dinding yang sudah dilukis indah. Lukisan lukisan itu penuh konsep, membuat kampung Muhajir menjadi kampung tematik pertama di Kota Siantar.

2. Menerjunkan 15 pelukis muda Qalam Jihad

Keren! Gang Muhajir, Kampung Tematik Pertama di PematangsiantarGang Muhajir, kampung tematik pertama di Siantar (IDN Times/Gideon Aritonang)

Sanggar Lukis Qalam Jihad dipercaya mencorat-coret tembok warga itu. Dari keterangan Zainal, pengerjaan kampung tematik itu sudah berjalan sejak 12 Desember 2019.

"Kalau target kita tidak ada. Selama masih ada dindingnya yang masih kosong, kita lukis,"terangnya.

Zainal dan 15 orang anak didiknya bergotong royong mengerjakan lukisan itu. Setiap harinya, warga bergantian menyediakan makan dan minum para pelukis muda didikan Qalam Jihad.

Baca Juga: 5 Kampung Ini Berubah 180 Derajat, dari Kumuh Jadi Kampung Wisata

3. Tidak sekadar indah tapi juga ada edukasi

Keren! Gang Muhajir, Kampung Tematik Pertama di PematangsiantarGang Muhajir, kampung tematik pertama di Siantar (IDN Times/Gideon Aritonang)

Menurut Zainal mereka gak sekadar melukis saja agar kampung terlihat indah. Tapi ada pelajaran dari gambar-gambar yang dilukisnya.

"Tematik itu menggambarkan suatu konsep dicampur dengan edukasi. Bukan cuma dibuat indah, tapi juga sebagai pelajaran," kata Zainal Abidin, ketua Sanggar Seni Qalam Jihad, Rabu (8/1).

4. Setiap rumah berhak menentukan lukisan di dinding rumahnya

Keren! Gang Muhajir, Kampung Tematik Pertama di PematangsiantarGang Muhajir, kampung tematik pertama di Siantar (IDN Times/Gideon Aritonang)

Kampung yang dipenuhi berbagai macam suku dan budaya serta agama, berbagai macam pula keinginan warga setempat. Setiap kepala rumah tangga berhak menentukan thema lukisan di dinding rumah masing-masing.

Terkadang, warga dilibatkan dalam proses pelukisan. Sementara pelukis Qalam Jihad mengarahkan jika lukisan tampak lain dari konsep awalnya.

"Kita perbaiki kalau sudah lari. Kita arahkan. Jadi warga setempat sekalian belajar lukis,"katanya.

 

5. Lingkungan yang positif akan membuat warganya lebih baik

Keren! Gang Muhajir, Kampung Tematik Pertama di PematangsiantarGang Muhajir, kampung tematik pertama di Siantar (IDN Times/Gideon Aritonang)

Selain untuk memperindah kampung itu, lukisan-lukisan indah itu akan membuat warga setempat lebih sehat dan kreatif. Sebab dalam lingkungan positif, katanya, akan membuat warganya lebih baik.

"Kita gak mau terus-terusan kampung kita ini dinilai negatif. Ini juga akan membuat tingkat kriminal di sini berkurang, mulai dari narkoba sampai pergaulan bebas,"jelasnya.

Baca Juga: Mengintip Rumah Ahok di Belitung Timur yang Kini Jadi Kampung Wisata

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya