Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Turunkan Adhyaksa dari Puncak Klasemen, PSMS Kecewa Gagal Beri Kado
Duel PSMS kontra Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumut pada lanjutan Championship, Sabtu (25/4/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)
  • PSMS Medan gagal menang 1-1 lawan Adhyaksa FC di laga kandang terakhir, meski sempat unggul lewat gol Arif Setiawan sebelum disamakan penalti Makan Konate.
  • Pelatih Eko Purdjianto fokus menyiapkan tim menghadapi Persiraja tanpa kiper utama Reky Rahayu yang terkena kartu merah, dan berharap pengganti bisa tampil maksimal.
  • Adhyaksa FC kecewa kehilangan posisi puncak klasemen setelah hasil imbang, namun pelatih Ade Suhendra bertekad merebut kemenangan di laga terakhir musim ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Hasil imbang 1-1 kontra Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Sabtu (25/4/2026) malam tak sesuai harapan PSMS. Tekad memersembahkan kemenangan untuk kado ulang tahun ke-76 gagal terwujud setelah gol Arif Setiawan berbalas gol penalti Makan Konate.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto memohon maaf PSMS gagal menang di laga kandang terakhir. “Yang pertama, kita syukuri pemain sudah maksimal memberikan yang terbaik. Tapi mohon maaf belum bisa mempersembahkan tiga poin seperti yang kita janjikan di ulang tahun PSMS. Namun tetap kita syukuri satu poin ini,” ujar Eko.

1 PSMS siapkan fokus hadapi Persiraja

Duel PSMS kontra Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumut pada lanjutan Championship, Sabtu (25/4/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)

Untuk laga berikutnya, PSMS harus kehilangan Reky Rahayu karena kartu merah. Namun dia yakin para kiper pengganti bisa maksimal. Seperti halnya Ahmad Gunadi yang memulai debut di laga kemarin.

“Soal Reky yang kartu merah dan tidak bisa main, kita masih punya Kuba, ada juga Gunadi yang tadi tampil bagus meski baru pertama kali merasakan atmosfer seperti ini. Potensi itu harus kita maksimalkan,” jelasnya.

Eko menambahkan, laga melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (2/5/2025), PSMS tak mau pulang dengan kekalahan. “Pertandingan berikutnya tidak boleh mengecewakan,” tegasnya.

2. Erwin sebut pemain sudah berusaha maksimal

Selebrasi Arif Setiawan usai membobol gawang Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumut, Sabtu (25/4/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)

Kapten PSMS Erwin Gutawa mengatakan, tim sudah tampil all out. Sayangnya harus dihukum penalti lawan. “Terima kasih. Kalau bicara hasil mungkin tidak memuaskan, tapi kami semua pemain sudah memberikan segalanya. Inilah PSMS Medan sebenarnya, kami bertarung dan tidak mau kalah,” ucapnya.

3. Adhyaksa FC kecewa turun dari puncak klasemen

Duel PSMS kontra Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumut pada lanjutan Championship, Sabtu (25/4/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)

Di kubu lawan, Pelatih Adhyaksa, Ade Suhendra, mengaku kecewa. Soalnya akibat hasil imbang ini, posisi Adhyaksa FC disalip Garudayaksa dari puncak klasemen.

“Hasil ini pastinya kita kecewa, tidak sesuai yang kita harapkan. Kita datang ke sini untuk tiga poin, tapi hanya dapat satu,” ujarnya.

Menurut Ade, timnya gagal memaksimalkan kans di babak pertama. Selain itu timnya bermain lebih ke belakang. “Di babak pertama kita banyak bertahan, tapi punya tiga peluang yang seharusnya bisa jadi gol. Tapi tidak berhasil. PSMS juga punya dua peluang dan bisa mencetak satu gol,” jelasnya.

Ade bertekad tim berjuluk Sang Jaksa ini siap untuk bisa merebut kemenangan di laga terakhir. “Semua kecewa, karena kita ingin tetap di peringkat satu. Sekarang situasinya berubah. Masih ada satu pertandingan lagi, dan kalau tidak bisa finis pertama, kemungkinan kita di playoff,” tegasny

Editorial Team