PSPS Bungkam Sumsel United 2-0, Target Aji Santoso Tercapai

- PSPS Pekanbaru menutup laga kandang terakhir musim ini dengan kemenangan 2-0 atas Sumsel United lewat gol Asir Asiz dan Douglas Cruz Oliveira di menit akhir pertandingan.
- Pelatih PSPS, Aji Santoso, menyebut hasil tersebut sesuai target dan menjadi persembahan untuk suporter meski tim belum berhasil promosi ke Liga 1.
- Pelatih Sumsel United, Nil Maizar, mengakui kekalahan timnya akibat hilangnya fokus pemain pada babak kedua serta pergantian kiper yang memengaruhi konsentrasi permainan.
Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru menutup laga kandang terakhirnya musim ini dengan kemenangan, Minggu (26/4/2026) malam. Bermain di Stadion Kharuddin Nasution Kota Pekanbaru, tim Askar Bertuah membungkam Sumsel United dengan skor 2-0. Dua gol PSPS itu dicetak oleh Asir Asiz di menit ke 81 dan Douglas Cruz Oliveira pada menit 86.
Atas kemenangan tersebut, PSPS sementara ini berada di peringkat ke 6 dengan skor 37, berbeda 2 poin dengan Sumsel United yang berada diperingkat ke 5. PSPS dan Sumsel United dipastikan tetap bertahan di Liga Pegadaian Championship musim depan.
Diketahui, pada putaran ketiga ini, PSPS belum pernah merasakan kekalahan. Yang mana, PSPS 4 kali seri dan 4 kali menang. PSPS sendiri masih menyisakan satu pertandingan lainnya, yakni bertandang ke markas Bekasi City pada Sabtu (2/5/2026).
1. Laga berjalan sengit, Sumsel United hilang fokus setelah Asir Asiz cetak gol

Sejak peluit awal dibunyikan, baik itu PSPS maupun Sumsel United, keduanya menampilkan permainan yang sangat menarik. PSPS tampil dengan agresif dan ngotot, dengan permainan kombinasi lini tengah yang dikomandoi kapten Douglas Cruz Oliveira.
Sedangkan Sumsel United, bermain dengan mengandalkan skema serangan balik cepat untuk mengancam pertahanan tuan rumah.
Dalam babak pertama itu, laga berjalan sengit. Kedua tim saling menebarkan ancaman ke lini pertahanan masing-masing.
Duel dua kapten tim turut memberi warna tersendiri. Dimana, Douglas Cruz menjaga keseimbangan permainan PSPS. Sedangkan Rachmad Hidayat, memimpin Sumsel United untuk tetap disiplin.
Tak hanya itu, penampilan kedua penjaga gawang bermain apik dan menjadi sorotan penonton. Kiper PSPS Muhammad Darmawan, tampil disiplin di bawah mistar gawang melalui sejumlah penyelamatan penting.
Sedangkan kiper Sumsel United Dicky Agung Setiawan, juga tampil impresif sebelum harus ditandu keluar lapangan menjelang akhir babak pertama setelah melakukan penyelamatan krusial di depan gawangnya. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, duel strategi antara pelatih PSPS Aji Santoso dan pelatih Sumsel United Nilmaizar semakin terasa. PSPS meningkatkan intensitas serangan.
Alhasil, gol pembuka tercipta pada menit ke-81. Saat itu, Asir Asiz sukses memanfaatkan peluang di depan gawang Sumsel United. Gol tersebut membakar semangat tuan rumah yang semakin dominan menguasai permainan.
Tekanan terus dilancarkan hingga Douglas Cruz menggandakan keunggulan pada menit ke-86. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi PSPS.
2. Aji Santoso: sesuai target

Usai pertandingan, pelatih PSPS Aji Santoso mengatakan, bahwa laga malam itu, sesuai dengan targetnya. Kemenangan di kandang terakhir musim ini, didedikasikan untuk seluruh suporter yang mendukung penuh PSPS.
"Pertandingan ini sesuai target, alhamdulillah tercapai. Ini kami didedikasikan untuk seluruh suporter. Meski tidak ke Liga 1, tapi alhamdulillah happy ending," katanya.
3. Nil Maizar: kekalahan murni kesalahan pemain

Disisi lain, pelatih Sumsel United Nil Maizar mengakui kekalahan timnya. Dikatakannya, anak asuh mulai hilang fokus pada pertengahan babak kedua.
"Kekalahan hari ini murni kesalahan pemain. Mereka tidak fokus.
Pergantian kiper mungkin menjadi salah satu faktor juga. Tapi ya malam ini kemenangan tidak berpihak sama kami," tuturnya.














