Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PSMS Surati PT LIB soal Insiden Ricuh di Laga Kontra Bekasi City

PSMS Surati PT LIB soal Insiden Ricuh di Laga Kontra Bekasi City
Insiden PSMS kontra Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 2 Oktober 2024 (IDN Times/Doni Hermawan)

Medan, IDN Times- PSMS Medan melayangkan surat kepada operator kompetisi Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait insiden di penghujung laga kontra FC Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 2 Oktober 2024 lalu. Diketahui laga itu berakhir dengan beberapa ketegangan di lapangan. 

Ketua Panitia Pertandingan, Irsan Lubis, mengonfirmasi bahwa pihak manajemen PSMS Medan telah melayangkan laporan resmi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengenai kronologi kejadian tersebut dengan surat nomor: 040/PP/KOM-LIGA2/X/2024

“Kami sangat menyayangkan insiden yang terjadi saat injury time. Pertandingan berlangsung sengit, namun insiden antara kiper dan pemain belakang FC Bekasi City membuat situasi semakin memanas, terutama dengan penanganan medis yang terkesan lamban,” ujar Irsan Lubis, Kamis (4/10/2024).

1. Berawal saat penanganan cedera Cahya Supriadi

Insiden PSMS kontra Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 2 Oktober 2024 (IDN Times/Doni Hermawan)
Insiden PSMS kontra Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 2 Oktober 2024 (IDN Times/Doni Hermawan)

Diketahui pada laga yang berakhir tanpa gol itu terjadi beberapa insiden. Diawali saat kiper Bekasi City Cahya Supriadi tergeletak di lapangan usai mengamankan bola. Saat itu wasit memberi injury time 5 menit.

Saat itu Cahya diberikan bantuan oksigen. Bahkan wasit memanggil ambulans masuk ke lapangan. Hanya saja akhirnya Cahya tak diangkut ke ambulans dan kembali berdiri melanjutkan laga.

Wasit tak memberi tambahan waktu yang terpotong untuk penanganan insiden yang memakan waktu hingga 13 menit, sehingga memicu protes keras kubu PSMS dan kemarahan suporter. Akhirnya wasit Bangga Surbakti yang memimpin laga jadi sasaran kemarahan suporter.

Keputusan untuk tidak membawa pemain yang tergeletak di lapangan ke ambulans memicu pertanyaan dari para penonton.

“Penonton jelas merasa tidak puas dengan keputusan tersebut, apalagi waktu tambahan yang diberikan hanya 5 menit. Situasi ini akhirnya memancing emosi di tribun,” tambah Irsan.

2. Pemain Bekasi City juga diduga memprovokasi

Insiden PSMS kontra Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 2 Oktober 2024 (IDN Times/Doni Hermawan)
Insiden PSMS kontra Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 2 Oktober 2024 (IDN Times/Doni Hermawan)

Dalam lapora tersebut, juga disebutkan adanya provokasi yang dilakukan oleh pemain dan ofisial FC Bekasi City yang tidak langsung meninggalkan lapangan hingga  memperkeruh suasana. Diketahui usai peluit panjang, Cahya kembali tergeletak dan kembali dipasangi oksigen. 

“Kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran, baik dalam hal penanganan medis maupun etika pemain di lapangan. Manajemen PSMS akan terus memantau perkembangan kasus ini dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menjaga sportivitas,” tegas Irsan Lubis.

3. Wasit dikejar hingga pemain Bekasi City dipukul

Insiden PSMS kontra Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 2 Oktober 2024 (IDN Times/Doni Hermawan)
Insiden PSMS kontra Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, 2 Oktober 2024 (IDN Times/Doni Hermawan)

Diketahui ofisial tim PSMS sempat masuk ke lapangan mengejar wasit. Suporter juga melakukan beberapa lemparan air mineral. Namun wasit berhasil diamankan ke ruang ganti.

Insiden lain terjadi saat pemain Bekasi City Ghozali Muharram Siregar diduga dipukul seorang suporter. Ghozali sempat tak terima dan berusaha mengejar suporter tersebut. Namun berhasil dicegah rekan setimnya dan beberapa pemain PSMS.

Hal ini juga disayangkan pelatih Bekasi City Widiantoro. "Sangat kita sayangkan, pemain kami dipukul suporter. Walau begitu, kami bersyukut bisa berbagi poin. Pemain sudah kerja keras, materi PSMS siap. Kami sebenarnya pengen menang di sini, tapi kami berbagai poin," kata Widiantoro.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More

EPA U-19, PSMS Hanya Diperkuat 7 Pemain Medan

08 Mar 2026, 10:22 WIBSport