Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PSMS Kalah di Tegal, Eko Soroti Finishingdan Gol Kontroversial

PSMS Kalah di Tegal, Eko Soroti Finishingdan Gol Kontroversial
Duel PSMS kontra Persekat di Stadion Trisanja, Sabtu (21/2/2026) (dok.PSMS)

Medan, IDN Times- Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menyoroti kegagalan timnya memaksimalkan peluang serta momen gol kontroversial saat takluk 0-2 dari Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Sabtu (21/2/2026) malam WIB pada lanjutan Championship musim 2025/2026.

Menurut Eko, secara permainan anak asuhnya tidak tampil buruk. PSMS bahkan mampu menciptakan sejumlah peluang emas sepanjang pertandingan. Namun, lemahnya penyelesaian akhir menjadi pembeda dalam laga penuh tensi tersebut.

“Banyak peluang yang belum bisa kita manfaatkan untuk terjadinya gol, peluang Persekat bisa dimanfaatkan menjadi gol, tapi begitulah sepakbola kita kalah dua kosong mereka sangat disiplin sehingga kita kesulitan, tapi kita tadi bisa dapat peluang tapi belum bisa terjadi gol sangat disayangkan,” ujar Eko usai pertandingan.

1. Gol pertama dinilai kontroversial

Duel PSMS kontra Persekat di Stadion Trisanja, Sabtu (21/2/2026) (dok.PSMS)
Duel PSMS kontra Persekat di Stadion Trisanja, Sabtu (21/2/2026) (dok.PSMS)

PSMS memang tampil agresif sejak menit awal dengan skema serangan cepat dan bola mati. Namun efektivitas menjadi milik tuan rumah. Persekat mampu mengonversi peluang menjadi dua gol melalui Atieda dan Arsyad Yusgiantoro.

Eko juga menyinggung proses gol pertama Persekat yang sempat diprotes karena diduga terjadi dorongan terhadap pemain PSMS sebelum bola masuk ke gawang. Meski demikian, ia memilih tidak memperpanjang polemik tersebut.

“Gol pertama tadi ada sedikit dorongan kepada pemain kita, tapi itulah sepakbola. Perekat juga tampil disiplin,” ucapnya.

2. Berbenah untuk laga selanjutnya kontra FC Bekasi

Duel PSMS kontra Persekat di Stadion Trisanja, Sabtu (21/2/2026) (dok.PSMS)
Duel PSMS kontra Persekat di Stadion Trisanja, Sabtu (21/2/2026) (dok.PSMS)

Bagi Eko, kedisiplinan dan efektivitas Persekat menjadi faktor kunci yang membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan. Ia tetap menilai para pemainnya telah berjuang maksimal di lapangan.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi PSMS jelang laga tandang berikutnya menghadapi FC Bekasi City. Eko menegaskan timnya harus segera berbenah, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan fokus sepanjang pertandingan, agar peluang yang tercipta tidak kembali terbuang percuma.

3. Pemain akan evaluasi diri sendiri

Duel PSMS kontra Persekat di Stadion Trisanja, Sabtu (21/2/2026) (dok.PSMS)
Duel PSMS kontra Persekat di Stadion Trisanja, Sabtu (21/2/2026) (dok.PSMS)

Sementara itu, pemain PSMS Nazar Nurzaidin juga menunjukkan sikap sportif usai laga. PSMS kini dituntut segera bangkit agar tetap menjaga asa bersaing di Championship musim 2025/2026.

“Mengucapkan selamat kepada Persekat Tegal, ini hasil yang sangat mengecewakan bagi kita, tapi ini belum selesai kita fokus ke pertandingan berikutnya dan pasti kita akan lakukan evaluasi, evaluasi pertama diri sendiri maupun kita semuanya," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More

PSMS Kalah di Tegal, Eko Soroti Finishingdan Gol Kontroversial

22 Feb 2026, 13:29 WIBSport