Santiago Munoz Dirumorkan Pemain Asing Baru PSMS, Siapa Tersingkir?

Medan, IDN Times- Bursa transfer PSMS Medan kembali memanas. Nama winger asal Kolombia, Santiago Munoz Gomez, kini santer dikabarkan masuk radar Ayam Kinantan dan disebut-sebut berpeluang segera mendarat di Medan.
Pemain berusia 26 tahun itu dirumorkan menjadi rekrutan anyar PSMS jelang penutupan bursa transfer. Meski masih tercatat sebagai pemain klub Argentina, CS Independiente Rivadavia, sejumlah sinyal kuat mengarah pada kepindahan Munoz ke Sumatra Utara.
Salah satu petunjuk mencolok adalah absennya nama Munoz dalam daftar susunan pemain Independiente Rivadavia saat menghadapi Sarmiento pada laga Argentine Primera Division, Selasa (3/2/2026). Absensi ini memicu spekulasi bahwa sang pemain tengah bersiap angkat kaki dari Argentina.
1. Presiden klub sudah beri sinyal akan ada pemain anyar

Isu ini juga selaras dengan pernyataan Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, yang sebelumnya memberi sinyal akan adanya tambahan pemain anyar sebelum bursa transfer ditutup pada Jumat (6/2/2026). Meski tak menyebut nama, waktu dan situasinya dinilai sangat pas dengan rumor Munoz.
Fendi mengatakan hal itumaasih sebatas rumor. "Masih Tunggu saja pengumuman resminya," kata Fendi.
2. Akan ada pemain asing yang harus pergi jika Munoz datang

Antusiasme suporter PSMS pun tak terbendung. Para fans PSMS mulai membanjiri instagram Munoz dengan pernyataan selamat datang.
Jika benar Munoz bergabung, salah satu pemain asing PSMS harus menyingkir. Soalnya kuota legiun asing kompetisi Championship hanya 3 orang.
Melihat performa Kim Jeung Ho dan Felipe Cdenazzi yang masih jadi pilihan utama, nama Vitor Barata menjadi terancam. Barata sudah absen empat laga terakhir karena cedera,
3. Karier klub Munoz

Munoz lahir di Bogota, Kolombia, pada 1999. Pemain bertinggi 1,73 meter ini berposisi sebagai sayap kiri dan dikenal memiliki kecepatan serta kelincahan dalam menyerang.
Dia mengawali karier di klub lokal Kolombia Leones FC berlanjut ke Envigado dan Once Caldas. Dia juga pernah memerkuat Yumbo sebelum berlabuh di Independiente Rivadavia.













