Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Persiraja vs PSGC: Misi Mengakhiri Puasa Kemenangan di Kandang
Pelatih Persiraja Banda Aceh, M Ridwan (tengah) dan pemain, Martin Chaves (kiri). (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times)
  • Persiraja Banda Aceh menargetkan kemenangan kandang perdana saat menjamu PSGC Ciamis pada pekan ketujuh Championship 2026-2027, Sabtu 24 Oktober 2026 di Stadion H Dimurthala.
  • Gelandang Martin Chaves menyebut persiapan tim membaik setelah tiga pekan bersama pelatih, meski Persiraja belum menang dalam tiga laga kandang terakhir.
  • Pelatih M Ridwan menilai latihan pemain positif, sambil membenahi penyelesaian akhir, penguasaan lini tengah, serta organisasi pertahanan untuk menghadapi PSGC yang dinilai solid.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banda Aceh, IDN Times - Persiraja Banda Aceh membidik kemenangan sekaligus saat menjamu PSGC Ciamis dalam lanjutan Championship 2026-2027 pekan ke-7. Optimistis meraih tiga poin di kandang sendiri tersebut turut disampaikan oleh gelandang serang Laskar Rencong, Martin Chaves.

Seperti diketahui, laga menjamu Laskar Singacala akan digelar di Stadion H Dimurthala, Kota Banda Aceh, Sabtu (24/10/2026) pukul 20.30 WIB.  


1. Persiapan tim berjalan baik menurut Chaves

Persiraja Banda Aceh lawan PSIS Semarang. (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh)

Chavez mengatakan persiapan tim berjalan baik karena para pemain terus bekerja keras dan semakin memahami instruksi pelatih.

“Kami bekerja keras seperti setiap pekan. Setelah tiga pekan bersama pelatih, kami bisa mempersiapkan diri lebih baik dan memahami idenya dengan lebih baik. Saya pikir sekarang kami berada dalam momen terbaik,” kata Chavez, dalam konferensi pers, Jumat (23/10/2026).

Dia juga menyoroti catatan Persiraja yang belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan kandang terakhir. Ia mengatakan tim telah berusaha memberikan perlawanan, tetapi belum mampu memaksimalkan sejumlah peluang.

Ia menyinggung pertandingan ketika Persiraja harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit, serta laga terakhir yang berakhir dengan raihan satu poin meski tim memiliki sejumlah kesempatan mencetak gol.

“Kami memang belum menang di kandang, tetapi kami terus bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin besok. Kami berharap bisa menang,” ujarnya.


2. Selama latihan, para pemain menunjukan perkembangan positif

Pelatih Persiraja Banda Aceh, M Ridwan (tengah) dan pemain, Martin Chaves (kiri). (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times)

Pelatih Persiraja Banda Aceh, M Ridwan, mengatakan timnya telah menjalani persiapan dengan baik selama sepekan terakhir. Performa pemain dalam latihan juga dinilai menunjukkan perkembangan positif menjelang pertandingan.

“Anak-anak sudah menampilkan penampilan yang sangat baik di latihan dan effort yang sangat baik. Ini menambah kepercayaan diri kita untuk menyambut pertandingan hari Sabtu,” kata Ridwan.

Meski demikian, dia menyadari PSGC bukan lawan yang mudah. Ia menilai tim tamu memiliki organisasi permainan yang solid. Namun, bermain di kandang menjadi modal bagi Persiraja untuk mengejar kemenangan.

“Ini kandang kita dan tiga poin tidak bisa ditawar lagi. Mudah-mudahan kita bisa mewujudkan harapan kita semua dengan kemenangan,” ujarnya.


3. Penyelesaian akhir masih terus dibenahi Persiraja

Persiraja Banda Aceh lawan PSIS Semarang. (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh)

Ridwan mengakui penyelesaian akhir menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam latihan pekan ini. Persiraja perlu memaksimalkan peluang yang tercipta agar bisa menghasilkan gol.

Selain lini depan, tim pelatih juga mengevaluasi permainan di lini tengah. Para pemain diharapkan lebih berani dan tenang ketika menguasai bola sehingga tim mampu membangun serangan dengan lebih baik.

Perbaikan juga menyasar lini belakang, terutama dalam mengorganisasi pertahanan dan mengantisipasi serangan lawan. Menurut Ridwan, evaluasi dilakukan terhadap seluruh sektor, bukan hanya bagian tertentu.

“Jadi, kita memperbaiki semuanya, baik penyerangan ketika gagal mengonversi peluang menjadi gol, penguasaan bola terutama di gelandang, maupun bagaimana pemain belakang mengorganisasi pertahanan,” jelasnya.

Ia berharap berbagai pembenahan selama latihan dapat diterapkan saat menghadapi PSGC. Ridwan juga mengaku semakin percaya diri melihat upaya dan penampilan pemain dalam setiap sesi latihan.


Curated For You

Editorial Team

Related Article