Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Alasan Nil Maizar Bersedia Terima Pinangan PSMS Medan

Alasan Nil Maizar Bersedia Terima Pinangan PSMS Medan
Nil Maizar dan Arif di Bandung (IDN Times/Galih Persiana)

Medan, IDN Times- Nil Maizar baru saja diumumkan sebagai pelatih baru PSMS Medan. Ini menjadi klub ke-9 yang ditanganinya di kompetisi sepak bola tanah air. Selain juga ia pernah menjadi pelatih tim nasional Indonesia.

Apa sebenarnya alasan Nil Maizar menerima pinangan PSMS Medan? Di tengah dirinya yang tengah beribadah haji di Makkah, Nil menyempatkan menjawab pertanyaan wartawan.

1. Nil merasa tertantang bawa PSMS kembali ke kasta tertinggi

Pelatih kepala Dewa United FC Nil Maizar (kanan) dan asisten pelatih Doel Khamid (kiri) saat memimpin sesi latihan di Lapangan Samudera Kuta, 23 Mei 2022. (Instagram.com/dewaunitedfc)
Pelatih kepala Dewa United FC Nil Maizar (kanan) dan asisten pelatih Doel Khamid (kiri) saat memimpin sesi latihan di Lapangan Samudera Kuta, 23 Mei 2022. (Instagram.com/dewaunitedfc)

Pelatih berusia 54 tahun itu mengatakan PSMS adalah sebuah tim dengan nama besar, bahkan punya jejak historis yang sangat mengesankan di jagat sepakbola Indonesia. Ia ingin mengembalikan PSMS ke kasta teratas seperti yang diinginkan manajemen dan suporter.

"Harusnya tim ini ada ada di level elit. Liga kasta tertinggi rasanya belum lengkap, tanpa ada mereka di dalamnya. Dengan reputasi seperti itu, ini seperti sebuah tantangan yang menarik bagi saya untuk bisa membantu mereka ke level tertinggi itu," kata Nil.

2. Nil siap kerja keras mewujudkan target manajemen

Pelatih baru PSMS Nil Maizar (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Pelatih baru PSMS Nil Maizar (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Maka, kata Nil Maizar mengatakan hal yang wajar manajemen PSMS memberikannya target untuk promosi ke Liga 1. Dan dia siap menjawabnya.

"Manajemen punya target yang jelas, bahwa musim ini PSMS punya target lolos ke Liga 1. Sebagai seorang profesional, pastinya saya harus paralel dengan target tersebut. Tugas saya adalah bekerja keras untuk membuat tim ini bisa kompetitif di kompetisi nanti dan target itu bisa terwujud," katanya.

Begitu juga dengan suporter PSMS. Nil meyakini mereka sudah sangat mendambakan PSMS ada di Liga 1 setelah terakhir kali menjejaknya tahun 2018.

"Pastinya ada kerinduan para suporter PMS melihat tim kesayangan mereka kembali berlaga di kasta tertinggi. Tim seperti PSMS seharusnya tak layak berlama-lama di Liga 2, karena habitat mereka itu sejatinya adalah Liga 1. Namun begitu, untuk membuat tim ini kompetitif, tentunya butuh proses dan keja keras. Karena itu, dalam bertugas nanti saya mengharapkan support dan dukungan dari para pendukung tim, dan masyarakat Kota Medan umumnya," kata pelatih yang pernah membawa Semen Padang juara ini.

3. Nil Maizar akan ke Medan 10 Juli

Nil Maizar dan Arif di Bandung (IDN Times/Galih Persiana)
Nil Maizar dan Arif di Bandung (IDN Times/Galih Persiana)

Nil mengatakan akan mendarat di Medan bulan Juli mendatang. Saat ini ia tengah fokus menjalankan ibadah haji.

"Perkiraan saya ke Medan mungkin awal bulan depan, sekitar tanggal 10 Juli, sepulangnya saya melaksanakan ibadah haji. Sebelum ke Medan tentu saya akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk mulai pekerjaan saya di Medan," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More

Tekuk Kwarta lewat Adu Penalti, Paya Bakung United Juarai Liga 4 Sumut

17 Apr 2026, 20:18 WIBSport