Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perenang Jabar Gagal ke Final PON 2024 Gegara Curi Start

Perenang Jabar Gagal ke Final PON 2024 Gegara Curi Start
Perenang DKI Jakarta Samuel Maxson Septionus (kanan) dan perenang Sulawesi Tengah Alexander Adrian (kiri) melakukan lompatan start saat berlaga dinomor 50 Meter Gaya Kupu-Kupu Putri di Kolam Renang Selayan Disporasu, Medan, Sumut, Minggu (14/9/2024). (PB PON Sumut/Ferdy Siregar)

Medan, IDN Times – Mimpi Emirshah Aflach Fadhil, perenang Jawa Barat untuk mencatatkan emas harus kandas. Dia didiskualifikasi dari kualifikasi nomor lomba 50 meter gaya kupu-kupu putra, Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh Sumut 2024, Sabtu (15/9/2024).

1. Diduga curi start saat tanding ulang lawan Sulteng

Atlet loncat indah Jatim Gladies Lariesa Garina Hagakore melakukan loncatan saat bertanding pada final loncat indah nomor papan 1 meter putri PON XXI Aceh-Sumut di Kolam Renang Selayang, Medan, Sumatra Utara, Rabu (11/9/2024). (PB PON Sumut/Daniel Effendi Siregar)
Atlet loncat indah Jatim Gladies Lariesa Garina Hagakore melakukan loncatan saat bertanding pada final loncat indah nomor papan 1 meter putri PON XXI Aceh-Sumut di Kolam Renang Selayang, Medan, Sumatra Utara, Rabu (11/9/2024). (PB PON Sumut/Daniel Effendi Siregar)

Sebelum didiskualifikasi, Emirshah dan Muhammad Farhan Andi Maroef (Sulawesi Tengah) harus melakukan lomba ulang karena perolehan waktu mereka sama di babak penyisihan, yakni 25.70 detik. 

Kemudian di tanding ulang, Emirshah sebenarnya berhasil mencatatkan waktu tercepat 25.53 detik. Sedangkan Muhammad Farhan Andi Maroef mencatatkan waktu 26.20 detik. Namun, dewan juri mengumumkan Emirshah harus didiskualifikasi (DQ) dan tak bisa bertanding di babak final. Ia di DQ karena mencuri start.

2. Kata pelatih Emir kemungkinan Grogi

Dewan juri mengamati aksi atlet renang artistik DKI,  Gabrielle Permata S (kiri) dan Hilda Tri Julyandra (kanan) di sela final lomba renang artistik nomor Duet Technical PON XXI Sumut - Aceh di Kolam Renang Dispora Sumut Selayang, Medan, Rabu, (11/9/2024). (PB PON Sumut/Binsar Bakkara)
Dewan juri mengamati aksi atlet renang artistik DKI, Gabrielle Permata S (kiri) dan Hilda Tri Julyandra (kanan) di sela final lomba renang artistik nomor Duet Technical PON XXI Sumut - Aceh di Kolam Renang Dispora Sumut Selayang, Medan, Rabu, (11/9/2024). (PB PON Sumut/Binsar Bakkara)

Pelatih renang Jabar, Donny B Utomo mengatakan, anak asuhnya melakukan curi start karena grogi.

“Mungkin terlalu fokus, atau grogi. Yang jelas, kejadian ini sangat kita sayangkan,” kata Donny.

Menurut Donny, dengan didiskualifikasinya Emirshah Aflach Fadhil maka kesempatan untuk bertanding di babak final di nomor 50 meter gaya kupu-kupu sudah lepas.

“Peluang untuk mendapatkan medali hilang. Kita harus menerima keputusan dewan juri,” kata Donny.

Menurutnya, Emirshah sudah terlihat dengan jelas mengambil waktu lebih dulu saat pluit start dibunyikan.

“Selisih waktunya antara setengah detik hingga satu detik Emirshah curi waktu,” kata Donny.

3. Jabar sudah dapat empat medali perak

Atlet renang artistik DKI Jakarta Gabrielle Permata dan Hilda Tri Julyandra menampilkan aksi ciamik pada Cabor renang artistik PON 2024, Rabu (11/9/2024). (IDN Times/Arifin Al Alamudi)
Atlet renang artistik DKI Jakarta Gabrielle Permata dan Hilda Tri Julyandra menampilkan aksi ciamik pada Cabor renang artistik PON 2024, Rabu (11/9/2024). (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Untuk perolehan medali dari cabor renang yang diperoleh di hari pertama perlombaan, Jabar sudah membawa pulang empat medali perak. 

Medali perak melalui nomor 400 meter gaya bebas putri sebanyak satu medali. Kemudian 50 meter gaya dada putra-putri sebanyak dua medali. Serta 4x200 Gaya Ganti perorangan putri satu medali.

“Kita juga optimis, untuk hari ini bisa meraih medali,” ucapnya.

Sesuai jadwal perlombaan, Minggu (15/9/2024), Jawa Barat di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri, diperkuat Arqayla Najwari, Adinda Kusumah Ningrum. Kemudian, Philomena Balinda Arkananta dan Nadia Aisha Nurazami.

Sementara di nomor 50 meter Gaya Kupu-kupu Putra ada Gilbert Eliezer Arga perwira dan Emirshah Aflach Fadhil. Pada nomor 400 meter gaya ganti perorangan putra ada Aflah Fadlan Prawira, Reyza Saputra Aldeyana, dan Muhammad Zidane.

Kemudian di nomor 800 meter gaya bebas putri yakni Prada Hanan Farmadini. Sedangkan di nomor 4x200 M gaya bebas estafet putra ada Afla Fadln Prawira, Reza Bayu Prasetyo, dan Muhammad Zidane.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Prayugo Utomo
EditorPrayugo Utomo
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More

Peluang Sumut Tuan Rumah AFF U-19, Bobby: Tergantung Stadion Teladan

09 Mar 2026, 14:03 WIBSport