Comscore Tracker

Kadis Kesehatan Dicopot saat COVID-19 di Sumut Meningkat

Alwi Mujahit digeser jadi Kadis PPKB

Medan, IDN Times – Di tengah angka COVID-19 yang terus meningkat, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi mencopot Kepala Dinas Kesehatan yang dijabat Alwi Mujahit Hasibuan. Saat ini angka kumulatif COVID-19 di Sumut sudah mencapai 30.147 kasus.

Alwi digeser posisinya menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Alwi pun langsung dilantik bersama tujuh pejabat eselon II lainnya di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan, Selasa (11/5/2021).

1. Gubernur Edy bantah jika pencopotan Alwi karean tidak becus menangani COVID-19

Kadis Kesehatan Dicopot saat COVID-19 di Sumut MeningkatGubernur Edy Rahmayadi melantik delapan pejabat eselon II, Selasa (11/5/2021). (Veri Ardian/Diskominfo Sumut)

Gubernur Edy Rahmayadi pun langsung menampik kabar yang beredar soal pencopotan itu dilatari oleh ketidakbecusan Alwi dalam melakukan penanganan COVID-19. Kata Edy, Alwi digeser karena kebutuhan dan kompetensi pada bidang lain di Pemprov Sumut. Edy ingin, Alwi menangani persoalan stunting atau gizi buruk yang terjadi di Sumut.

“(Angka) Stanting kita sangat tinggi," kata Edy usai pelantikan.

Baca Juga: Gubernur Edy Rahmayadi Melantik 8 Pejabat Eselon II , Ini Nama-namanya

2. Edy mengakui soal minimnya pejabat berlatarbelakang dokter

Kadis Kesehatan Dicopot saat COVID-19 di Sumut MeningkatGubernur Edy Rahmayadi melantik delapan pejabat eselon II, Selasa (11/5/2021). (Veri Ardian/Diskominfo Sumut)

Edy memang ingin, Dinas PPKB diisi oleh kepala dinas yang punya latar belakang dokter. Dia pun mengakui jika pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumut yang berlatarbelakang dokter sangat minim.

"Dokter di tempat kita sangat terbatas. Untuk itu, kita alihkan dokter ini, dokter Alwi untuk menangani, khususnya penanganan stunting. Kita ranking ketiga stunting ini," ungkap Edy.

3. Posisi Kadis Kesehatan akan dilelang

Kadis Kesehatan Dicopot saat COVID-19 di Sumut MeningkatGubernur Edy Rahmayadi melantik delapan pejabat eselon II, Selasa (11/5/2021). (Veri Ardian/Diskominfo Sumut)

Untuk sementara ini, posisi Kadis Kesehatan masih kosong. Nantinya, Pemprov Sumut akan membentuk panitia lelang jabatan untuk melakukan seleksi. Gubernur Edy akan menunjuk pelaksana tugas agar tugas Kadis Kesehatan bisa tetap berjalan.

"Sementara menunggu proses lelang, pasti ada panitia lelang. Bekerja. Tidak boleh kosong jabatan itu, maka ditunjuklag Plt," pungkas Edy.

Adapun 8 pejabat eselon II itu adalah 7 orang di antaranya merupakan mutasi jabatan eselon II berdasarkan hasil uji kompetensi (assesment). Sedangkan 1 lagi adalah hasil seleksi jabatan eselon II, yakni Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Berikut nama 8 pejabat eselon II yang dilantik:

1. Manna Salwa Lubis dari sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Langkat menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

2. Alwi Mujahit Hasibuan dari sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

3. Achmad Fadly dari sebelumnya Kepala Biro Umum dan Perlengkapan menjadi Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.

4. Hasmirizal Lubis dari sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menjadi Asisten Administrasi Umum.

5. M Fitriyus dari sebelumnya Asisten Administrasi Umum menjaei Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

6. Abdul Haris Lubis dari sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

7. Alfi Syahriza dari sebelumnya Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang menjadi Kepala Dinas Perhubungan.

8. Rehulina Ginting dari sebelumnya Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSU Haji Meda sebagai Direktur RSU Haji Medan.

Baca Juga: [BREAKING] Bobby Nasution Pecat Kepala Dinas Kesehatan

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya