Comscore Tracker

Diduga karena Dendam, Kusir Delman Bantai Satu Keluarga di Langkat

Bocah 6 tahun juga turut jadi korban keganasan pelaku

Langkat, IDN Times - Diduga karena dendam, seorang pria berinisial R yang biasanya bekerja sebagai kusir delman membantai satu keluarga di Lingkungan VI, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Selasa (21/1) malam.

Dalam insiden berdarah ini, dikabarkan pemilik rumah bernama Eli (42) dan Dona (23) serta Dinda, bocah berusia 6 tahun mengalami sejumlah luka dan dilarikan kerumah sakit. Kejadian ini pun menggemparkan warga sekitar.

Warga yang ingin menyaksikan langsung menyemut di lokasi kejadian perkara. Sementara petugas kepolisian Polres Langkat, terjun ke lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

1. Bocah 6 tahun jadi korban keganasan pelaku

Diduga karena Dendam, Kusir Delman Bantai Satu Keluarga di LangkatKeluarga korban pembacokan kusir delman menunggu di rumah sakit (IDN Times/Bambang Suhandoko)

Informasi dihimpun dari keterangan beberapa saksi mata mengatakan, kejadian dilatar belakangi dendam. Saat Eli sedang mandi, sedangkan anaknya Dona, serta cucunya yang bernama Dinda, lagi makan di ruang keluarga.

Tiba-tiba, pelaku berinisial R, masuk ke rumah Eli melalui pintu belakang. Dengan membabi buta, R langsung mengacungkan parang dan membacok Dona. Tak sempat melawan, parang tersebut tepat mengenai bagian kepala wanita itu. "Dari cerita korban tadi seperti itu bang," kata Udin, salah seorang warga dilokasi.

Tak sampai di situ, Dinda yang tengah asik makan mencoba melarikan diri ke arah dapur. Sayang, pelaku yang sudah kalap mengejar bocah 6 tahun ini. Dengan membabi buta, R kembali mengacungkan parang. Tepat, parang itu mengenai tangan bocah ini dan dikabarkan nyaris putus.

"Kasihan anak itu bang. Diakan gak tahu permasalahan, kok main bacok aja dia itu. Padahal selama ini, dia tinggal di rumah ini kok," jelas dia.

2. Seluruh korban dilarikan ke rumah sakit

Diduga karena Dendam, Kusir Delman Bantai Satu Keluarga di LangkatKorban pembacokan kusir delman di Langkat (IDN Times/Bambang Suhandoko)

Mendengar seperti ada suara hempasan di lantai dapur. Eli berusaha keluar dari kamar mandi. Namun Eli, juga menjadi korban sabetan parang R. Akibatnya, lengan kanan Eli mengalami luka robek yang cukup dalam.

"Pas mandi aku tadi. Aku dengar ada suara hempasan di lantai. Pas mau kulihat, langsung dibacok si R aku. Habis itu langsung lari dia lewat pintu belakang," beber Eli, salah satu korban pembacokan.

Setelah R kabur, Eli melihat cucunya Dinda sudah terkapar di lantai dapur rumahnya. Eli pun berteriak untuk meminta tolong kepada tetangga. Spontan, warga langsung berkerumun ke rumah Eli.

"Sekarang anak dan cucuku dirawat di RS Putri Bidadari. Kepala anakku koyak dibacok si R. Gak nyangka aku kalau si R, bisa tega seperti ini. Dia itu tinggal disini, dia yang biasa bawa delman kami," lanjut Eli.

3. Pelaku sempat menghilang selama dua hari sebelum akhirnya datang menyerang

Diduga karena Dendam, Kusir Delman Bantai Satu Keluarga di LangkatWarga memadati lokasi kejadian pembantaian yang dilakukan kusir delman (IDN Times/Bambang Suhandoko)

Eli menjelaskan, dua hari sebelum kejadian, R sempat ditegur agar tidak membawa delman yang biasa dibawanya. "Kemarin tu gak ada setoran dia, alasannya nabrak angkot. Uang setorannya untuk ganti rugi ke supir angkot," ungkap Eli.

Setelah itu, menantu Eli yang bernama Bowo, menyuruh R, agar tidak bekerja lagi. Namun Eli membujuknya agar tetap bekerja. Tapi R tak menjawab tawaran Eli dan memendam amarah. "Setelah itu, gak keliatan dia dua hari ini. Entah kemana dia kami pun tak tau," sambung Eli.

Setelah dua hari menghilang, R muncul kembali ke rumah Eli dengan membawa petaka. Setelah menjalankan aksi brutalnya. R pergi meninggalkan rumah Eli lewat pintu belakang.

4. Warga melihat pelaku berusaha bersembunyi

Diduga karena Dendam, Kusir Delman Bantai Satu Keluarga di LangkatWarga memadati lokasi kejadian pembantaian yang dilakukan kusir delman (IDN Times/Bambang Suhandoko)

Seorang warga yang mengaku bernama Gito, mengaku melihat ciri-ciri seperti yang disebutkan Eli kepadanya di seputaran komplek Pemkab Langkat, tepatnya di dekan Kantor DPD Golkar. "Aku rasa belum lari jauh dia itu," beber Gito.

Atas kejadian ini, masyarakat dan korban berharap agar pihak berwajib segera menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatan brutalnya itu. "Kami mau buat laporan ke Polres ini. Mudah-mudahan cepat ketangkap dia," harap mereka.

Kasubag Humas Polres Langkat AKP Rohmad mengakui, saat ini seluruh korban sudah dibawa kerumah sakit guna mendapatkan perawatan. Sementara petugas sudah mengantongi identitas pelaku dan tengah memburu pelaku

Baca Juga: Kericuhan di Bahorok, Wabup Langkat Minta Warga Tidak Terprovokasi

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya