Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Wali Kota Pekanbaru Ungkap Strategi PAD Bisa Tembus Rp1,2 Triliun

Kota Medan
Wali Kota Pekanbaru Ungkap Strategi PAD  Bisa Tembus Rp1,2 Triliun
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menghadiri Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan untuk memperjuangkan regulasi dan kebutuhan kota bersama para wali kota se-Indonesia.
  • Pendapatan Asli Daerah Pekanbaru meningkat dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun berkat program MBG yang menggerakkan ekonomi warga dan membuka lapangan kerja baru.
  • Pekanbaru tampil di Indonesia City Expo dengan mempromosikan kuliner khas seperti Talam Durian serta cagar budaya Rumah Tuan Kadi, sambil memastikan kesiapsiagaan bencana dan stabilitas pangan daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN TimesWali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho membawa sejumlah catatan strategis ke Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan. Forum yang dihadiri hampir 99 persen wali kota se-Indonesia itu menjadi ruang musyawarah memperjuangkan regulasi dan kebutuhan kota.

“APEKSI ini kita ketemu dengan seluruh wali kota. Harapannya kita bersama-sama bermusyawarah. Bagaimana memperjuangkan kota-kota kita, khususnya terkait regulasi dan perjuangan-perjuangan di daerah,” kata Agung, Rabu (1/6/2026) kemarin usai Rakernas APEKSI.

  1. 1. PAD naik, MBG gerakkan ekonomi warga

    IMG_20260701_123548.jpg
    Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (IDN Times/Indah Permata Sari)

    Secara ekonomi, Agung menyebut Pekanbaru mencatat pertumbuhan positif. Pendapatan Asli Daerah PAD naik dari Rp800 Miliar menjadi Rp1,2 Triliun.

    “Alhamdulillah, kita ada peningkatan PAD dari Rp800 Miliar ke Rp1,2 Triliun. Termasuk juga MBG, karena MBG juga bagian dari kota. Program ini sangat berpengaruh, mulai dari yang pengangguran sekarang sudah bekerja. Dunia usaha dan rumah tangga ikut berputar,” jelasnya.

    Menurutnya, MBG menjadi salah satu motor perputaran ekonomi di tingkat rumah tangga.

  2. 2. Ada talam durian dan rumah tuan kadi di Indonesia City Expo

    IMG_20260702_142835.jpg
    Stan Kota Pekanbaru di acara APEKSI yang digelar Pemko Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

    Pekanbaru juga ikut dalam Indonesia City Expo yang digelar bersamaan dengan Rakernas. Produk unggulan yang ditampilkan adalah kuliner dan cagar budaya.

    “Kita ada kue Talam Durian. Kita mengangkat Rumah Tuan Kadi, rumah singgah Tuan Kadi. Itu adalah sultan yang membangun Kota Pekanbaru pertama kalinya,” ujar Agung.

    Selain Talam Durian, Pemko juga mempromosikan ikan selais dan tenun. “Pekanbaru terkenal dengan kulinernya yang enak-enak. Ditambah lagi dengan tenun, ini banyak sekali,” katanya.

  3. 3. Siaga bencana dan pangan stabil

    IMG_20260702_142640.jpg
    Stan Kota Pekanbaru di acara APEKSI yang digelar Pemko Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

    Menjawab soal mitigasi, Agung menyebut Pemko Pekanbaru terus bersiap meski beberapa tahun terakhir tidak ada bencana besar.

    “Kita terus melakukan pencegahan, koordinasi, dan juga menyiapkan anggaran agar bantuan tidak terlunda,” ujarnya.

    Untuk ketahanan pangan, ia memastikan kondisi di Pekanbaru masih aman. “Alhamdulillah, pangan di Pekanbaru masih stabil,” katanya.

    Agung juga menyoroti pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Kita sangat membutuhkan kolaborasi. Tidak hanya anak muda, tapi semua masyarakat dari berbagai umur dan elemen harus sama-sama berkolaborasi,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More