Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Uniqlo Donasikan 1 Juta Pakaian ke Berbagai Belahan Dunia Tahun 2025

Uniqlo Donasikan 1 Juta Pakaian ke Berbagai Belahan Dunia Tahun 2025
Uniqlo Donasikan 1 Juta Kaos ke Berbagai Belahan Dunia Sepanjang 2025 (Dok. Uniqlo)

Perusahaan ritel pakaian global asal Jepang, UNIQLO, meluncurkan inisiatif “The Heart of LifeWear“ pada musim dingin 2024, dengan mendonasikan satu juta item baru pakaian termal HEATTECH kepada para pengungsi, anak-anak, korban bencana, dan orang-orang lain yang berada dalam situasi sulit di seluruh dunia sebagai bentuk dukungan agar kehidupan mereka menjadi sedikit lebih nyaman. Di tahun 2025 lalu, UNIQLO kembali menyalurkan tambahan donasi sebanyak satu juta item pakaian.

Mengomentari inisiatif ini, Koji Yanai, Senior Group Executive Officer Fast Retailing Co. Ltd, perusahaan induk UNIQLO, mengatakan, pada musim Fall/Winter 2025, yang merupakan tahun kedua dari program The Heart of LifeWear, pihaknya menyumbangkan lebih dari satu juta item HEATTECH di berbagai wilayah di dunia. Bekerjasama dengan UNHCR, Badan Pengungsi PBB; LSM internasional; Toray Industries; serta para mitra bisnis, Global Brand Ambassador, karyawan, dan semua pihak yang mendukung kegiatan ini.

Sementara itu, masih banyak orang yang membutuhkan bantuan mendesak di Suriah dan wilayah lain yang sulit dijangkau oleh bantuan internasional.

"Dengan dukungan semua pihak, kami akan terus menghadirkan lebih banyak produk UNIQLO LifeWear kepada masyarakat di seluruh dunia yang membutuhkan pakaian, serta menjalankan kegiatan yang mendukung martabat manusia dan kemampuan mereka untuk menjalani kehidupan,“ ujarnya.

Pada musim Fall/Winter 2025, UNIQLO mendonasikan total 100.000 produk HEATTECH di seluruh Jepang kepada panti anak, anak-anak yang hidup dengan penyakit beserta keluarga mereka, korban bencana, serta penyandang disabilitas. Kemudian pada 12 Oktober, program JFA UNIQLO Soccer Kids di Ishikawa (Noto) diselenggarakan di lapangan olahraga Japan Aviation High School di wilayah yang terdampak gempa Noto 2024.

Kapten JFA UNIQLO Soccer Kids, Atsuto Uchida, menikmati hari bermain sepak bola bersama anak-anak sekaligus memberikan donasi HEATTECH kepada para peserta. Pada 6 Desember, para oyakata dan pegulat sumo dari Prefektur Ishikawa, termasuk Kitajin-oyakata—kepala stable sekaligus mantan pegulat sumo yang baru pensiun dari Anamizu—mengunjungi Kota Nomi di Ishikawa, tempat banyak pengungsi dari Gempa Semenanjung Noto 2024 kini tinggal, untuk menyerahkan langsung HEATTECH.

Selain itu, melanjutkan kegiatan sejak 2024, Global Brand Ambassador UNIQLO Shingo Kunieda, Kei Nishikori, dan Ayumu Hirano juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di Jepang dengan mengunjungi panti anak dan fasilitas kesejahteraan sosial, membagikan hadiah serta mendonasikan HEATTECH guna menghangatkan hati masyarakat.

Bekerja sama dengan UNHCR, 500.000 pakaian didonasikan kepada warga Suriah yang kembali dan menghadapi cuaca dingin ekstrem

UNIQLO, atas permintaan UNHCR, yaitu Badan Pengungsi PBB yang memiliki kemitraan global, mendonasikan 500.000 item HEATTECH kepada para pengungsi yang kembali ke Suriah. Menurut UNHCR, sejak runtuhnya rezim Assad pada Desember 2024, sekitar 1,35 juta pengungsi telah kembali ke Suriah, terutama dari negara-negara tetangga. Banyak wilayah di Suriah mengalami suhu mendekati titik beku setiap hari, sehingga memaksa masyarakat hidup dalam kondisi rentan di tengah cuaca dingin ekstrem.

Melalui UNHCR, UNIQLO telah menyalurkan 500.000 item HEATTECH dengan tujuan berkontribusi pada kehidupan yang aman dan bermartabat bagi para pengungsi yang kembali tersebut. UNIQLO juga mendistribusikan lebih dari 500.000 item untuk berbagai proyek di seluruh dunia guna membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana, tunawisma, masyarakat kurang mampu, serta anak-anak dalam situasi sosial yang kurang beruntung.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Wali Kota Amsakar Sebut Proyek Strategis Nasional Jadi Beban Daerah

17 Mar 2026, 21:30 WIBNews