Tumbang dari Livin Mandiri, Medan Falcons Masih Puasa Kemenangan
- Falcons mengimbangi Livin’ Mandiri di awal laga
- Falcons berhasil mencuri set ketiga, tetapi kalah di set keempat
- Tim kecewa gagal manfaatkan momentum dan akan melakukan evaluasi untuk putaran kedua
Medan, IDN Times- Perjalanan Medan Falcons di Proliga 2026 masih belum menemui titik terang. Hingga laga kelima, tim putri asal Sumatra Utara itu belum juga mencatatkan kemenangan setelah kembali menelan kekalahan, kali ini dari Jakarta Livin’ Mandiri dengan skor 1-3 (21-25, 20-25, 25-20, 14-25) di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (23/1/2026).
Hasil ini memperpanjang catatan negatif Falcons yang belum pernah menang sejak awal kompetisi, sekaligus membuat mereka kian terbenam di papan bawah klasemen putaran pertama seri ketiga.
1. Medan Falcons sempat mengimbangi
Menghadapi Livin’ Mandiri yang juga sama-sama memburu kemenangan perdana, Falcons sebenarnya tampil cukup kompetitif di awal laga. Dimotori Pascalina Mahuze dan pemain asal Vietnam, Vi Thi Nhu Quynh, Falcons mampu mengimbangi permainan hingga skor imbang 11-11 pada set pertama.
Namun, memasuki poin-poin krusial, konsistensi permainan Falcons mulai goyah. Kesalahan-kesalahan mendasar dimanfaatkan dengan baik oleh Livin’ Mandiri yang menutup set pertama dengan keunggulan 25-21.
2. Falcons berhasil mencuri set ketiga
Tekanan berlanjut di set kedua. Falcons sempat memangkas jarak menjadi 14-15, tetapi koordinasi pertahanan yang kurang solid di penghujung set kembali menjadi masalah. Livin’ Mandiri menjaga momentum dan mengamankan set kedua dengan skor 25-20.
Harapan Falcons sempat menyala di set ketiga. Perubahan strategi membuat permainan mereka lebih rapi dan efektif. Maya Indri dkk. tampil agresif sejak awal dan memimpin 8-5. Meski Livin’ Mandiri mencoba merespons dengan pergantian pemain, Falcons berhasil menjaga ritme hingga mencuri set ketiga 25-20.
Sayangnya, kebangkitan itu tak berlanjut. Pada set keempat, Falcons kembali kehilangan fokus. Serangan-serangan tajam dari Ana Bjelica dan Ceyda Aktas membawa Livin’ Mandiri unggul jauh 16-9, sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan telak 25-14.
3. Marcos Sugiyama kecewa Falcons gagal manfaatkan momentum
Usai laga, pelatih Medan Falcons Marcos Sugiyama mengaku kecewa karena timnya gagal memanfaatkan momentum menghadapi sesama tim papan bawah.
“Terus terang kami kecewa atas kekalahan ini. Banyak kesalahan mendasar yang seharusnya tidak terjadi,” ujar Marcos.
Ia menegaskan, usia muda sebagian pemain bukan alasan untuk mencari kambing hitam. “Itu tidak fair kalau menyalahkan pemain muda. Yang jelas kami akan melakukan evaluasi untuk putaran kedua, karena kesempatan kami masih sama dengan tim lain,” tegasnya.
Senada, pemain Falcons Maya Indri menilai faktor ketenangan menjadi pembeda dalam laga tersebut. “Seharusnya kita bisa ambil poin di momen-momen krusial, tapi kami sering kehilangan momentum,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Livin’ Mandiri naik satu tingkat di klasemen sementara, sementara Medan Falcons masih harus berjuang keras untuk keluar dari tren negatif di laga-laga berikutnya.

















