Surat Al-Isra Soal Kehancuran yang Dibuat Bani Israil di Bumi

- Perang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel menarik perhatian dunia, dengan banyak pihak mengaitkannya pada potensi konflik besar yang melibatkan isu kemanusiaan di Gaza.
- Artikel menyoroti kaitan historis dan religius antara Israel modern dan Bani Israil yang disebut dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surat Al-Isra.
- Surat Al-Isra menggambarkan dua kali kerusakan besar yang dilakukan Bani Israil di bumi serta janji Allah tentang kehancuran sebagai akibat dari perbuatan mereka.
Perang Iran menghadapi Amerika Serikat dan Israel menjadi sorotan dunia saat ini. Banyak yang menduga ini dikaitkan dengan dimulainya perang dunia ketiga. Diketahui sejak lama Iran menentang Israel atas segala bentuk genosida yang dilakukannya. Terutama di tanah Gaza, Palestina.
Nama Israel dikaitkan dengan Bani Israil yang beberapa kali disebut-sebut dalam Al-Qur'an. Bani Israil dalam Al-Qur`an adalah keturunan Nabi Ya’qub. Umat ini awalnya diberi banyak kenikmatan oleh Allah SWT. Namun kemudian berbuat kehancuran di bumi. Allah SWT menjanjikan mereka akan dihancurkan.
Dalam Al-Qur'an Surat Al-Isra ada beberapa ayat yang membahas soal kehancuran yang ditimbulkan kaum Bani Israil. Berikut petikan surat Al Isra 4-7 yang dikutip dari quran.nu.or.id.
1. Surat Al-Isra ayat 4-5

Surat Al-Isra ayat 4:
وَقَضَيْنَآ اِلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ فِى الْكِتٰبِ لَتُفْسِدُنَّ فِى الْاَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيْرًا
wa qadlainâ ilâ banî isrâ'îla fil-kitâbi latufsidunna fil-ardli marrataini wa lata‘lunna ‘uluwwang kabîrâ
Artinya: Kami wahyukan kepada Bani Israil di dalam Kitab (Taurat) itu, “Kamu benar-benar akan berbuat kerusakan di bumi ini dua kali dan benar-benar akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.”
Surat Al-Isra ayat 5
فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ اُوْلٰىهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَّنَآ اُولِيْ بَأْسٍ شَدِيْدٍ فَجَاسُوْا خِلٰلَ الدِّيَارِۗ وَكَانَ وَعْدًا مَّفْعُوْلًا
fa idzâ jâ'a wa‘du ûlâhumâ ba‘atsnâ ‘alaikum ‘ibâdal lanâ ulî ba'sin syadîdin fa jâsû khilâlad-diyâr, wa kâna wa‘dam maf‘ûlâ
Artinya: Apabila datang saat (kerusakan) yang pertama dari keduanya, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba. Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Itulah janji yang pasti terlaksana.
2. Surat Al-Isra ayat 6

Surat Al-Isra ayat 6
ثُمَّ رَدَدْنَا لَكُمُ الْكَرَّةَ عَلَيْهِمْ وَاَمْدَدْنٰكُمْ بِاَمْوَالٍ وَّبَنِيْنَ وَجَعَلْنٰكُمْ اَكْثَرَ نَفِيْرًا
tsumma radadnâ lakumul-karrata ‘alaihim wa amdadnâkum bi'amwâliw wa banîna wa ja‘alnâkum aktsara nafîrâ
Artinya: Kemudian, Kami memberikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka, membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak, dan menjadikanmu kelompok yang lebih besar.
3. Surat Al-Isra ayat 7

Surat Al-Isra ayat 7
اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْۗ وَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرً
in aḫsantum aḫsantum li'anfusikum, wa in asa'tum fa lahâ, fa idzâ jâ'a wa‘dul-âkhirati liyasû'û wujûhakum wa liyadkhulul-masjida kamâ dakhalûhu awwala marratiw wa liyutabbirû mâ ‘alau tatbîrâ
Artinya: Jika berbuat baik, (berarti) kamu telah berbuat baik untuk dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat, (kerugian dari kejahatan) itu kembali kepada dirimu sendiri. Apabila datang saat (kerusakan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu, untuk memasuki masjid (Baitulmaqdis) sebagaimana memasukinya ketika pertama kali, dan untuk membinasakan apa saja yang mereka kuasai.


















