Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sumut Ajukan 5 Prioritas Pembangunan ke Pemerintah Pusat
Suasana RSU Haji Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution membawa lima prioritas pembangunan ke Bappenas, termasuk RSU Haji Medan dan afirmasi Kepulauan Nias.

  • Sumut mengusulkan Belawan, Kualatanjung, dan Seimangkei sebagai satu koridor industri serta logistik nasional.

  • Program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumut 2026-2028 menjadi salah satu agenda yang dibawa ke pemerintah pusat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Februari 2024

Proyek pengembangan RSU Haji Medan telah sampai pada tahap permintaan resmi dan komitmen pembiayaan.

22 September 2026

Usulan re-entry proyek RSU Haji Medan disampaikan kepada Bappenas.

Kamis (8/10/2026)

Bobby membawa lima prioritas pembangunan Sumut saat bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta.

31 Desember 2026

Perjanjian kerja Indonesia-Korea akan berakhir.

Sumut 2026-2028

Program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana diarahkan pada hunian, infrastruktur dan konektivitas, layanan dasar, pertanian, serta pemulihan sosial ekonomi masyarakat.

2027-2029

Program afirmasi Kepulauan Nias diusulkan untuk periode ini. Pengembangan koridor Belawan-Kualatanjung-Seimangkei juga diminta memiliki roadmap dan target untuk periode yang sama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Lima prioritas pembangunan Sumatera Utara diajukan kepada Bappenas, termasuk RSU Haji Medan, Kepulauan Nias, koridor industri, keterpaduan pembangunan, dan pemulihan pascabencana.
  • Who?
    Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Jakarta dan membahas pembangunan di wilayah Sumatera Utara.
  • When?
    Bobby menyampaikan prioritas tersebut pada Kamis (8/10/2026).
  • Why?
    Usulan disampaikan untuk mendorong dukungan pembangunan, pembiayaan, konektivitas, layanan dasar, dan pemulihan pascabencana di Sumatera Utara.
  • How?
    Pemprov Sumut mengajukan program, target, pendanaan, tahapan pelaksanaan, serta integrasi program lintas kementerian kepada Bappenas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gubernur Sumatera Utara Bobby membawa rencana pembangunan ke Bappenas. Ada rumah sakit di Medan, pembangunan Kepulauan Nias, dan koridor industri di Belawan, Kualatanjung, serta Seimangkei. Ia juga membawa rencana pemulihan setelah bencana. Sekarang, usulan itu disampaikan kepada pemerintah pusat untuk mendapat dukungan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Usulan Pemprov Sumut mencakup kebutuhan pembangunan yang beragam, mulai dari layanan kesehatan, konektivitas, ekonomi lokal, hingga pemulihan pascabencana. Rangkaian prioritas ini menunjukkan adanya upaya menghubungkan potensi daerah dengan perencanaan pembangunan dan pendanaan pemerintah pusat secara lebih terpadu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution membawa lima prioritas pembangunan Sumut ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Usulan itu mencakup RSU Haji Medan, afirmasi Kepulauan Nias, koridor ekonomi Belawan-Kualatanjung-Seimangkei, keterpaduan pembangunan, serta pemulihan pascabencana.

1. Bobby minta proyek RSU Haji Medan kembali masuk rencana pinjaman luar negeri

Ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Irma Yudistirani)

Bobby menyampaikan lima prioritas tersebut saat bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta, Kamis (8/10/2026). Salah satu yang mendapat perhatian adalah rencana pengembangan RSU Haji Medan menjadi rumah sakit rujukan berstandar internasional.

Proyek itu direncanakan menggunakan dukungan Economic Development Cooperation Fund (EDCF) dari Pemerintah Korea Selatan melalui Korea Eximbank. Menurut Bobby, pada Februari 2024 proyek tersebut telah sampai pada tahap permintaan resmi dan komitmen pembiayaan.

Skema pembiayaannya disebut memiliki bunga 0,05 persen dengan tenor 40 tahun dan masa tenggang 10 tahun. Namun, setelah penyesuaian RPJMN 2025-2029, proyek RSU Haji Medan belum tercantum dalam Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah 2025-2029.

“Mengingat perjanjian kerja Indonesia-Korea akan berakhir pada 31 Desember 2026, percepatan proses menjadi sangat penting agar peluang pembiayaan ini tetap dapat dimanfaatkan,” kata Bobby. Ia menyebut usulan re-entry telah disampaikan kepada Bappenas pada 22 September 2026.

2. Kepulauan Nias diusulkan mendapat program afirmasi 2027-2029

Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau jembatan yang ambruk di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Minggu (9/3/2025). (Dok Diskominfo Sumut)

Prioritas lain yang dibawa Pemprov Sumut adalah percepatan pembangunan Kepulauan Nias. Bobby menyebut wilayah tersebut memiliki potensi pariwisata dan budaya, kelautan dan perikanan, perkebunan, serta ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Namun, menurutnya, pengembangan kawasan masih menghadapi persoalan konektivitas, biaya logistik, akses pasar, dan kesenjangan infrastruktur.

“Kemudian untuk kawasan Kepulauan Nias, potensinya ada pada pariwisata-budaya, kelautan-perikanan, perkebunan, dan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Pengembangannya masih terkendala konektivitas, biaya logistik, akses pasar serta kesenjangan infrastruktur,” kata Bobby.

Pemprov Sumut mengusulkan program afirmasi Kepulauan Nias untuk periode 2027-2029. Usulan itu mencakup konektivitas, layanan dasar dan sumber daya manusia, hilirisasi ekonomi lokal, pariwisata Nias Selatan, serta penguatan Gunungsitoli sebagai pusat ekonomi dan logistik.

Bobby juga meminta adanya target, pendanaan, serta tahapan pelaksanaan yang jelas dari kementerian dan lembaga terkait. Pemprov turut mengusulkan insentif khusus untuk mendorong investasi di kawasan tersebut.

3. Belawan-Kualatanjung-Seimangkei ingin dijadikan satu koridor industri

Oakwood Sanur Residents di kawasan KEK Sanur (IDN Times/Ayu Afria)

Pemprov Sumut juga mengusulkan Belawan, Kualatanjung, dan Seimangkei dikembangkan dalam satu koridor industri dan logistik nasional. Dalam rencana tersebut, Belawan diarahkan sebagai pintu gerbang, Kualatanjung sebagai international hub, sedangkan Seimangkei menjadi pusat hilirisasi.

Pemprov meminta pemerintah pusat menyusun roadmap dan target pengembangan koridor tersebut untuk 2027-2029. Program dan pendanaan lintas kementerian juga diminta diintegrasikan agar kawasan-kawasan tersebut tidak berkembang sendiri-sendiri.

Bobby mengatakan tantangan pembangunan Sumut saat ini adalah menghubungkan pusat pertumbuhan dengan potensi daerah seperti sawit, karet, kelapa, pangan, dan energi.

“Namun tantangannya adalah menghubungkan pusat pertumbuhan ini dengan potensi seperti sawit, karet, kelapa, produksi pangan dan energi ke dalam satu ekosistem ekonomi yang terintegrasi,” ujar Bobby.

Poin terakhir yang dibawa ke Bappenas adalah program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumut 2026-2028. Program tersebut diarahkan pada hunian, infrastruktur dan konektivitas, layanan dasar, pertanian, serta pemulihan sosial ekonomi masyarakat.

“Poin terakhir adalah implementasi program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumut 2026-2028 yang fokus pada hunian, infrastruktur dan konektivitas, layanan dasar, pertanian, serta sosial ekonomi masyarakat,” kata Bobby.

Curated For You

Editorial Team

Related Article