Stasiun Kereta Api Delitua, Deli Serdang, Sumut (IDN Times/Indah Permata Sari)
Stasiun Delitua dibangun 1898 berbarengan dengan membludaknya komoditas tembakau Deli. Dari Stasiun Medan, rel DSM memanjang melewati Jalan Brigjen Katamso hingga Delitua, Namurambe, dan terus ke Binjai.
“Perkebunan yang sampai ke Delitua adalah Deli Maatschappij. Perusahaan perkebunan terluas dan terbesar di Sumatra Timur hingga 1942 yang didirikan Jacobus Nienhuys pada 1869,” kata Eron Damanik.
Pembangunan rel dan stasiun ini diprakarsai J.T. Cremer. Ia menjabat Direktur Utama Deli Maatschappij sekaligus tokoh yang mendorong industrialisasi perkebunan di Sumatra Timur.
Pada masa jayanya, kereta api DSM melayani angkut hasil perkebunan. Tembakau, karet, dan kelapa sawit diangkut dari Delitua ke Stasiun Besar Medan, lalu diteruskan ke Pelabuhan Belawan yang pembangunannya dimulai sejak 1870 dan diresmikan 1890.
DSM pernah menjadi perusahaan kereta api swasta tersibuk di Asia Tenggara. Jalurnya menghubungkan Medan-Belawan, Medan-Deli Tua-Namurambe-Binjai, sampai ke Pangkalan Susu dan Rantau Prapat.