Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Siswa SMA Kembangkan Website Sahabat Lansia Bantu Puskesmas di Dairi
Carlo saat sosialisasi di UPTD Puskesmas Kilometer 11 Dairi (dok.Carlo)
  • Carlo Marville Harefa, siswa SMA Global Jaya, menciptakan website Sahabat Lansia untuk mendukung digitalisasi pengelolaan data dan pelaporan program lansia di UPT Puskesmas Kilometer 11, Dairi.
  • Sistem ini mengintegrasikan data lebih dari 3.300 lansia dari 12 desa sehingga pencatatan dan pelaporan menjadi lebih cepat, akurat, serta mudah diakses secara real time oleh tenaga kesehatan.
  • Dikembangkan dengan React, Node.js, dan MongoDB, aplikasi memungkinkan unggah data Excel, validasi otomatis, serta pemantauan indikator pelayanan melalui dashboard interaktif yang memudahkan petugas puskesmas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dairi, IDN Times – Seorang siswa kelas XI Global Jaya School, Tangerang Selatan, Carlo Marville Harefa, mengembangkan website Sahabat Lansia untuk membantu digitalisasi pengelolaan data dan pelaporan program lansia di UPT Puskesmas Kilometer 11, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara.

Website tersebut mulai diimplementasikan sejak April 2026 sebagai sistem pendukung bagi tenaga kesehatan dalam mengelola data, menyusun laporan, hingga memantau riwayat pelayanan lansia secara lebih cepat dan terintegrasi.

1. Bantu kelola data lebih dari 3.300 lansia di 12 desa

Carlo saat sosialisasi di UPTD Puskesmas Kilometer 11 Dairi (dok.Carlo)

UPT Puskesmas Kilometer 11 melayani masyarakat di 12 desa dengan jumlah sasaran mencapai 3.319 warga lanjut usia. Sebelum sistem diterapkan, pencatatan dan pelaporan program lansia masih dilakukan secara manual. Kondisi itu membuat proses pencarian data, penyusunan laporan, hingga pengelolaan arsip membutuhkan waktu lebih lama.

Melalui website Sahabat Lansia, seluruh data dari 12 desa dapat diintegrasikan dalam satu sistem sehingga lebih mudah diakses dan diperbarui secara real time.

Sebagai bagian dari implementasi, Carlo menggelar sosialisasi dan pelatihan kepada tenaga kesehatan UPT Puskesmas Kilometer 11 pada 9–10 Juli 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan fitur-fitur sistem sekaligus memastikan aplikasi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Kepala UPT Puskesmas Kilometer 11, dr. Hardi Gurning, M.K.M., mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Carlo. "Kami mengucapkan terima kasih atas inisiatif yang telah diberikan oleh Carlo. Kami sangat mengapresiasi hadirnya generasi muda yang mampu menghadirkan solusi melalui teknologi sebagai bentuk kolaborasi yang sangat berarti bagi kami dalam mendukung pelayanan kesehatan," ujarnya.

2. Carlo menggelar sosialisasi dan pelatihan kepada tenaga kesehatan UPT Puskesmas Kilometer 11

Carlo saat sosialisasi di UPTD Puskesmas Kilometer 11 Dairi (dok.Carlo)

Sebagai bagian dari implementasi, Carlo menggelar sosialisasi dan pelatihan kepada tenaga kesehatan UPT Puskesmas Kilometer 11 pada 9–10 Juli 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan fitur-fitur sistem sekaligus memastikan aplikasi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Kepala UPT Puskesmas Kilometer 11, dr. Hardi Gurning, M.K.M., mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Carlo. "Kami mengucapkan terima kasih atas inisiatif yang telah diberikan oleh Carlo. Kami sangat mengapresiasi hadirnya generasi muda yang mampu menghadirkan solusi melalui teknologi sebagai bentuk kolaborasi yang sangat berarti bagi kami dalam mendukung pelayanan kesehatan," ujarnya.

3. Dikembangkan menggunakan React, Node.js, dan MongoDB

Carlo saat sosialisasi di UPTD Puskesmas Kilometer 11 Dairi (dok.Carlo)

Carlo menjelaskan, website Sahabat Lansia merupakan sistem informasi pelaporan kesehatan lansia berbasis web yang dibangun menggunakan teknologi React, Node.js/Express, dan MongoDB.

Melalui aplikasi tersebut, petugas dapat mengunggah data dalam format Excel, melakukan validasi sebelum data disimpan, serta memantau indikator pelayanan melalui dashboard yang telah disediakan.

"Saya mengembangkan aplikasi ini sebagai sistem informasi pelaporan kesehatan lansia berbasis web. Petugas dapat mengunggah data Excel, melakukan pratinjau dan validasi data, lalu memantau indikator layanan melalui dashboard," kata Carlo.

Editorial Team

Related Article