Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wisatawan Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba Belum Ditemukan
Tim SAR Gabungan Danau Toba dalam pencarian orang hilang karena berenang di air terjun situmurun (Dok. SAR Danau Toba)
  • Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian intensif terhadap Christopher Rustam, wisatawan yang tenggelam di Air Terjun Situmurun, Danau Toba, namun hingga hari kedua korban belum ditemukan.
  • Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran dan penyelaman menggunakan perahu RBB serta alat Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air, dan akan dilanjutkan pada hari ketiga.
  • Basarnas Medan mengimbau masyarakat serta wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan dan turut membantu memberikan informasi terkait proses pencarian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
11 April 2026

Christopher Rustam (21) dilaporkan tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun, Danau Toba, sekitar pukul 12.10 WIB saat berenang bersama rombongan.

hari kedua

Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian korban dengan penyisiran dan penyelaman intensif menggunakan perahu RBB dan alat Aqua Eye, namun hingga sore hari korban belum ditemukan.

esok hari

Operasi pencarian direncanakan dilanjutkan memasuki hari ketiga dengan strategi yang disesuaikan kondisi lapangan, sementara masyarakat diimbau tetap mengutamakan keselamatan di kawasan perairan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Operasi pencarian terhadap seorang wisatawan yang tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun, Danau Toba, masih berlangsung dan belum membuahkan hasil hingga hari kedua pelaksanaan.
  • Who?
    Korban bernama Christopher Rustam (21). Pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang melibatkan Basarnas Medan, Polsek Lumban Julu, Polair Danau Toba, masyarakat, serta keluarga korban.
  • Where?
    Kejadian terjadi di objek wisata Air Terjun Situmurun, Desa Situmurun, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
  • When?
    Korban dilaporkan tenggelam pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 12.10 WIB. Hingga hari kedua pencarian pada Minggu sore, korban masih belum ditemukan.
  • Why?
    Korban dilaporkan tenggelam saat berenang bersama rombongan di kawasan air terjun. Penyebab pasti tenggelamnya korban per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Pencarian dilakukan dengan penyisiran permukaan menggunakan perahu Rigid Buoyancy Boat dan penyelaman di titik-titik tertentu. Tim juga memanfaatkan alat Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kakak namanya Christopher, dia umur dua puluh satu tahun. Dia berenang di air terjun Situmurun, tapi terus tenggelam dan belum ketemu. Banyak orang bantu cari, ada tim SAR, polisi, dan keluarganya juga. Mereka pakai perahu dan alat khusus buat lihat di air. Sekarang pencarian masih lanjut besok lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Upaya pencarian di Air Terjun Situmurun menunjukkan semangat kolaborasi dan dedikasi tinggi dari berbagai pihak. Tim SAR gabungan bekerja intensif dengan dukungan teknologi seperti Aqua Eye, sementara masyarakat turut berperan aktif memberikan informasi. Pendekatan yang terkoordinasi ini mencerminkan kepedulian bersama terhadap keselamatan dan kemanusiaan di tengah situasi sulit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times —Operasi pencarian terhadap seorang pengunjung yang dilaporkan tenggelam di kawasan objek wisata Air Terjun Situmurun, Danau Toba, Desa Situmurun, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatra Utara memasuki hari kedua, Minggu (12/4/2026).Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian secara intensif.

Korban diketahui bernama Christopher Rustam (21), yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 12.10 WIB saat berenang bersama rombongan. Hingga hari kedua pelaksanaan operasi SAR, korban masih belum berhasil ditemukan.

Sejak pagi hari, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Danau Toba, Polsek Lumban Julu, Polair Danau Toba, serta masyarakat dan keluarga korban, kembali melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Dalam pencarian dilakukan melalui penyisiran permukaan menggunakan perahu Rigid Buoyancy Boat (RBB) serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai, khususnya di area sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Selain itu, tim juga memanfaatkan peralatan pendukung seperti Aqua Eye untuk membantu deteksi objek di bawah permukaan air.

1. Pencarian akan dilanjutkan pada esok hari memasuki hari ketiga

Tim SAR Gabungan Danau Toba dalam pencarian orang hilang karena berenang di air terjun situmurun (Dok. SAR Danau Toba)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, selaku Search Mission Coordinator (SMC), atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan bahwa upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai prosedur operasi SAR.

“Pada hari kedua ini, pencarian telah kami lakukan dengan metode penyisiran dan penyelaman secara intensif serta memperluas area pencarian. Namun hingga sore hari, korban masih belum ditemukan. Operasi akan kami lanjutkan kembali besok dengan strategi yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” tegasnya.

2. Masyarakat dan wisatawan diimbau selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan perairan

Tim SAR Gabungan Danau Toba dalam pencarian orang hilang karena berenang di air terjun situmurun (Dok. SAR Danau Toba)

Selanjutnya, seluruh personel tetap mengedepankan faktor keselamatan selama pelaksanaan operasi, mengingat kondisi medan perairan yang cukup menantang.

Menjelang sore hari, operasi pencarian untuk sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada esok hari dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Basarnas Medan kembali mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan perairan, khususnya di objek wisata alam seperti air terjun dan danau, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.

3. Masyarakat di sekitar lokasi diharapkan tetap berperan aktif dalam memberikan informasi

Tim SAR Gabungan Danau Toba dalam pencarian orang hilang karena berenang di air terjun situmurun (Dok. SAR Danau Toba)

Selain itu, masyarakat di sekitar lokasi diharapkan tetap berperan aktif dalam memberikan informasi yang dapat membantu proses pencarian.

Basarnas Medan berharap upaya pencarian yang dilanjutkan pada hari berikutnya dapat membuahkan hasil sehingga memberikan kepastian bagi pihak keluarga korban.

Editorial Team