Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengenal Syah Afandin alias Ondim, Bupati Langkat yang Kena OTT KPK
Bupati Langkat Syah Afandin, saat membukan Job Fair guna mengurangi atau mengikis angka pengangguran (IDN Times/ istimewa)
  • KPK melakukan OTT terhadap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim, menjadi operasi tangkap tangan ke-15 sepanjang tahun 2026.
  • Syah Afandin adalah tokoh Melayu asal Langkat, adik mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin, dan pernah menjabat anggota DPRD Sumut sebelum maju di Pilkada.
  • Ia resmi dilantik sebagai Bupati Langkat pada Februari 2025 bersama Tiorita Surbakti, namun baru satu tahun tiga bulan menjabat sudah terkena OTT KPK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini Bupati Langkat Syah Afandin yang kena OTT KPK.

"Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Jumat (3/7/2026).

Diketahui, ini adalah OTT ke-15 KPK sepanjang 2026. Tangkap tangan ke-14 berlangsung di Kuantan Singingi, Riau.

Jumlah ini telah melampaui catatan KPK sepanjang 2025. Tahun lalu, KPK total melakukan 11 kali OTT.

Syah Afandin atau Ondim merupakan Bupati Langkat periode 2025–2030. Lahir di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat pada 23 Juni 1966.

Ia dikenal sebagai tokoh masyarakat Melayu, dan adik dari Syamsul Arifin, mantan Gubernur Sumatera Utara. Sebelum menjabat Gubernur Sumut, Syamsul menjabat Bupati Langkat dua periode, 1999-2004 dan 2004-2008.

Saat abangnya menjadi Gubernur Sumut periode 2008-2013, Ondim menjabat Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatra Utara. Abangnya di partai Golkar, ia memilih bergabung di PAN.

Namun Syamsul Arifin diciduk KPK pada tahun 2012 sebelum masa jabatannya berakhir.

Pada Pemilihan Legislatif tahun 2014, Ondim terpilih menjadi anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 dari PAN. Tetapi belum habis masa jabatan, pada 2018 ia mengundurkan diri karena maju pada Pilkada Langkat.

Ia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Langkat mendapingi Terbit Rencana Peranginangin. Keduanya pun terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Sayangnya, Terbit Rencana Peranginangin ditangkap KPK karena kasus korupsi. Ondim kemudian ditunjuk sebagai Plt Bupati Langkat pada 20 Januari 2022.

Pada Pilkada 2024 ia mencalonkan diri sebagai Bupati Langkat didampingi Tiorita Surbakti, istri dari Terbit Rencana Peranginangin. Keduanya memenangkan Pilkada Langkat dan pada 20 Februari 2025 resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Baru satu tahun tiga bulan menjabat, ia resmi kena OTT KPK. Belum diketahui kasus apa yang menjeratnya, IDN Times masih menunggu informasi resmi dari KPK.

Curated For You

Editorial Team

Related Article