Main Futsal Berujung Dendam, Remaja Serang Teman di Jalan sampai Tewas

- Remaja berinisial MS (17) ditangkap polisi setelah menganiaya temannya hingga tewas di Jalan Yos Sudarso, Medan Belawan, pada Senin malam 27 April 2026.
- Pelaku menendang sepeda motor korban hingga terjatuh dan mengalami luka parah di kepala, menyebabkan korban meninggal dunia meski sempat dibawa ke rumah sakit.
- Motif penyerangan dipicu dendam lama akibat insiden saat bermain futsal lima hari sebelumnya, membuat pelaku nekat menyerang korban di jalan.
Medan, IDN Times - Seorang remaja berinisial MS (17 tahun) ditangkap polisi usai menganiaya korbannya sampai meninggal dunia. Insiden ini terjadi di pinggir Jalan Yos Sudarso, Medan Belawan. Penganiayaan yang dilakukan pelaku secara cepat dan disengaja, dengan menendang motor sampai korban terjatuh dan dinyatakan meninggal dunia.
Polisi mengungkap bahwa aksi ini terjadi disebabkan dendam lama yang dipendam pelaku. Semuanya bermula pada perselisihan sewaktu bermain olahraga futsal.
1. Penyerangan terjadi di Jalan Raya Yos Sudarso

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, membenarkan insiden penganiayaan tersebut. Pelaku MS ditangkap pada Senin (27/4/2026) malam oleh pihaknya.
"Tim menangkap pelaku kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Tersangka yang berhasil ditangkap yakni MS (17 tahun), warga Kelurahan Belawan I. Tersangka diketahui berada di rumah mertuanya di Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I. Tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka pada pukul 23.00 WIB," kata Agus, Selasa (28/4/2026).
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor serta pakaian yang digunakan tersangka saat melakukan aksi penganiayaan. Agus menceritakan bahwa peristiwa penganiayaan terjadi di pinggir Jalan KL. Yos Sudarso.
"Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/4) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan KL. Yos Sudarso, tepatnya di depan Gereja GBKP, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan," lanjutnya.
2. Sepeda motor korban ditendang sampai terjatuh dan meninggal dunia

Agus merincikan aksi penganiayaan yang terjadi di tempat ramai ini. Dalam menjalankan aksinya, tersangka menendang motor korban sampai terjatuh membentur tanah.
“Awal kejadian, korban bersama saksi masing-masing mengendarai sepeda motor keluar dari Pajak Baru dan melintas di lokasi kejadian. Pada saat bersamaan, tersangka bersama rekannya juga melintas, lalu secara tiba-tiba tersangka menendang sepeda motor korban hingga terjatuh,” beber Agus.
Akibat kejadian tersebut, korban yang diketahui berinisial MFR terjatuh dan mengalami luka serius. Bagian kepala belakangnya terbentur dan mengalami memar.
“Saksi sempat mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Kota Belawan, namun tidak berhasil. Saat kembali ke lokasi, saksi melihat korban sudah terkapar dengan kondisi mengeluarkan darah dari telinga dan bagian belakang kepala,” rincinya.
3. Motif karena dendam saat main futsal 5 hari yang lalu

Meskipun korban sempat dibawa ke Rumah Sakit PHC Belawan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan lagi. Saat didalami oleh Polres Pelabuhan Belawan, insiden tragis ini dipicu karena adanya dendam.
"Antara korban sama pelaku itu saling kenal. Jadi si pelaku memiliki dendam pribadi karena 5 hari yang lalu antara korban dan pelaku main futsal. Pelaku ini ditendang kakinya kuat-kuat. Sehingga pelaku dendam terhadap korban. Jadi pas jalan di depan sekolah daerah Belawan pelaku melihat korban melintas, sehingga dikejar pelaku dan menendang sepeda motor korban. Sehingga korban jatuh dan terbentur. Jadi yang menyebabkan meninggal dunia itu benturannya," sebut Agus.
Saat ini, tersangka sudah dibawa ke Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.


















