Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Madrasah Ramah Anak, MIN 1 Nias Selatan Kampanyekan Anti Perundungan

Madrasah Ramah Anak, MIN 1 Nias Selatan Kampanyekan Anti Perundungan
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Nias Selatan atau Nisel menjadikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sebagai prioritas (Dok. Kemenag Sumut)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • MIN 1 Nias Selatan menggelar edukasi antiperundungan dalam kegiatan MATAMUDA 2026/2027 untuk menciptakan lingkungan belajar aman dan nyaman bagi siswa baru.
  • Kepala madrasah menegaskan komitmen menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang bebas intimidasi, dengan pengawasan guru dan sistem pelaporan bagi siswa.
  • Kegiatan bertema anti perundungan meliputi pemutaran video edukatif, ikrar bersama, serta lomba mewarnai poster yang disambut positif oleh orang tua siswa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Nias Selatan atau Nisel menjadikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sebagai prioritas. Komitmen itu diwujudkan melalui edukasi antiperundungan bagi siswa baru dalam rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah itu menghadirkan Sutri Nuryanti Melayu, pendidik yang aktif dalam program perlindungan anak, sebagai pemateri. Dengan pendekatan ramah anak, Sutri menyampaikan materi agar pesan moral mudah dipahami siswa baru.

Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya saling menghargai dan menyayangi antarteman.

1. Madrasah harus menjadi "rumah kedua" bagi siswa yang bebas dari intimidasi

ilustrasi bullying (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi bullying (pexels.com/cottonbro studio)

Kepala MIN 1 Nias Selatan, Syukrida Larosa menegaskan madrasah harus menjadi "rumah kedua" bagi siswa yang bebas dari intimidasi. Menurutnya, karakter yang sehat hanya tumbuh di lingkungan yang suportif.

"Kami ingin setiap siswa yang masuk ke MIN 1 Nias Selatan merasa aman dan dihargai. Melalui materi antiperundungan yang disampaikan Ibu Sutri Nuryanti Melayu, kami menanamkan nilai dasar bahwa setiap individu memiliki martabat yang harus dihormati. Tidak ada tempat untuk perundungan di madrasah kita," ujarnya.

2. Madrasah berkomitmen memantau interaksi siswa dan memperkuat pengawasan guru di setiap sudut madrasah

Ilustrasi bullying (pexels.com/Photo by RDNE Stock project)
Ilustrasi bullying (pexels.com/Photo by RDNE Stock project)

Syukrida menambahkan, kegiatan ini bukan aktivitas seremonial semata. Pihak madrasah berkomitmen memantau interaksi siswa dan memperkuat pengawasan guru di setiap sudut madrasah.

"Kami membangun sistem di mana setiap anak berani bicara dan melaporkan jika melihat atau mengalami ketidaknyamanan. Ini langkah awal kami membangun generasi yang berempati tinggi," tegasnya.

3. Rangkaian kegiatan edukatif dan kreatif

Ilustrasi bullying (Pexels.com/Mikhail Nilov)
Ilustrasi bullying (Pexels.com/Mikhail Nilov)

MATAMUDA bertema anti perundungan ini mendapat sambutan hangat dari orang tua siswa. Para orang tua merasa tenang karena madrasah memberi perhatian serius pada aspek psikologis dan sosial anak di luar akademik.

Adapun rangkaian kegiatan edukasi ini meliputi tiga agenda utama, yakni:

1. Edukasi visual melalui video

Siswa menyaksikan tayangan tentang dampak negatif perundungan dan pentingnya menjadi teman yang baik. Melalui visualisasi itu, siswa diajarkan mengenali bentuk perundungan fisik maupun verbal, serta keberanian melapor kepada guru.

2. Ikrar bersama antiperundungan

Momen paling khidmat terjadi saat seluruh siswa baru membacakan Ikrar Bersama. Dengan suara lantang, mereka berjanji tidak melakukan perundungan, saling melindungi teman, dan menciptakan suasana pertemanan yang harmonis.

3. Kreativitas mewarnai poster

Untuk menanamkan pesan dalam ingatan siswa, kegiatan dilanjutkan dengan mewarnai poster bertema antiperundungan. Karya siswa nantinya dipajang di lingkungan madrasah sebagai pengingat komitmen bersama.

Dengan edukasi sejak masa orientasi ini, diharapkan siswa baru MIN 1 Nias Selatan dapat menjalin pertemanan yang sehat, sportif, dan penuh kasih sayang.

Program ini menjadi bukti nyata kesiapan MIN 1 Nias Selatan mengimplementasikan konsep Madrasah Ramah Anak yang berbasis kasih sayang dan penguatan pendidikan karakter di wilayah Nias Selatan.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sumatera Utara

See More