Lea Simanjuntak (Instagram @leasimanjuntakofficial)
Duet dengan Andrea Bocelli di Borobudur menjadi pencapaian puncak dalam karier Lea. Dalam konser tersebut, Bocelli sengaja memilih Lea untuk membawakan The Prayer, lagu yang identik dengan pesan perdamaian.
Sebelum bernyanyi, Bocelli menyampaikan ajakan kepada penonton untuk mengenang para korban perang, khususnya warga sipil yang kehilangan nyawa akibat konflik. Duet tersebut kemudian bergema dengan latar megah Candi Borobudur yang disinari tata cahaya.
"Penampilan The Prayer bersama Lea Simanjuntak menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan," demikian catatan dari rangkaian konser tersebut.
Konser di Borobudur merupakan bagian dari perayaan tiga dekade album Romanza, salah satu album terlaris dalam karier Bocelli. Setelah Magelang, rangkaian tur dunia dijadwalkan berlanjut di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.
Di luar panggung internasional, Lea tetap produktif. Pada September 2026, ia merilis single terbaru berjudul Ruang di Hatimu dengan pendekatan artistik baru yang memadukan rekaman live dengan teknologi generative AI dan 3D.
Dari paduan suara gereja di Singapura, panggung musikal di Jakarta, hingga berduet dengan Andrea Bocelli di hadapan Candi Borobudur, perjalanan Lea Simanjuntak menegaskan posisinya sebagai soprano berdarah Batak yang mampu membawa nama Indonesia ke panggung musik dunia.