Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lawan Main 10 Orang, PSMS Tumbang dari Garudayaksa
Duel PSMS kontra Garudayaksa FC di Stadion Pakansari Bogor (dok.PSMS)
  • PSMS Medan kalah 0-1 dari Garudayaksa FC di Stadion Pakansari meski sempat unggul jumlah pemain setelah Aditia Hermawan diganjar kartu merah.
  • Pelatih Eko Purdjianto kecewa karena timnya gagal memanfaatkan banyak peluang dan dominasi permainan untuk mencetak gol meski lawan bermain bertahan.
  • Posisi PSMS kini terancam tergusur, dengan tiga laga tersisa yang wajib dimenangkan agar tetap aman di klasemen Championship musim 2025/2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- PSMS Medan gagal memutus catatan buruk atas Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/4/2026). Ayam Kinantan tumbang dengan skor 0-1 pada lanjutan Championship musim 2025/2026.

Kemenangan Garudayaksa ditentukan lewat gol cepat Everton pada menit ke-7.

1. PSMS kecewa dengan hasil ini

Duel PSMS kontra Garudayaksa FC di Stadion Pakansari Bogor (dok.PSMS)

Padahal PSMS mendapat keuntungan setelah Aditia Gigis diganjar kartu merah di penghujung babak pertama. Meski menciptakan banyak peluang, PSMS gagal mencetak gol.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto mengaku kecewa dengan hasil ini. PSMS gagal memanfaatkan situasi. “Kami kecewa dengan hasil ini karena tadi banyak peluang dan tidak bisa bikin gol. Kita bermain dengan keunggulan pemain, tapi tidak maksimal. Secara pribadi saya sangat kecewa,” ujar Eko.

2. PSMS harusnya bisa menang karena unggul pemain

Duel PSMS kontra Garudayaksa FC di Stadion Pakansari Bogor (dok.PSMS)

Padahal menurut Eko, PSMS mendominasi. Namun lawan bisa mencetak gol. “Harusnya kita bisa menguasai pertandingan. Tapi hasil berkata lain. Lawan bisa mencetak gol dan inilah sepak bola. Ini jadi bahan evaluasi kami,” tambahnya.

Garudayaksa bahkan bermain dengan total bertahan. “Selepas mereka sembilan pemain, mereka bermain sangat dalam dengan lima pemain belakang dan mengandalkan counter attack. Kita kesulitan menembus, padahal ada peluang,” jelasnya.

3. Posisi PSMS rawan tergusur

Duel PSMS kontra Garudayaksa FC di Stadion Pakansari Bogor (dok.PSMS)

Eko mengatakan, masih ada tiga pertandingan tersisa yang harus dimenangkan. Termasuk dua laga di kandang. Posisi Ayam Kinantan saat ini rawan tergusur. “Kita harus sapu bersih tiga laga sisa, dua di kandang dan satu tandang,” tegasnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain PSMS Jodi Kurniady juga mengungkapkan rasa kecewa atas hasil tersebut. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Kami akan berbenah lagi ke depan,” katanya.

Editorial Team