Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KPPG Medan Usulkan Sanksi SPPG Usai 20 Siswa SMAN 1 Pakam Sakit Perut
Menu MBG pada hari Senin 1 September 2026 untuk SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Deli Serdang (dok.SMAN 1 Lubukpakam)
  • KPPG Medan mengusulkan sanksi kepada SPPG Deli Serdang Lubuk Pakam I II 3 setelah 20 siswa SMAN 1 Lubuk Pakam mengeluh sakit perut usai mengonsumsi MBG.
  • Puskesmas dan dokter memeriksa siswa pada 2 September 2026; seluruhnya dinyatakan baik, aman, dan tidak mengalami kondisi serius setelah mendapat penanganan rawat jalan.
  • Uji laboratorium terhadap ayam gulai, tempe, dan sayur tidak menemukan E. coli maupun formalin sesuai parameter; SPPG meminta maaf, menanggung biaya pengobatan, dan melakukan evaluasi internal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (31/8/2026) malam

Siswa SMAN 1 Lubuk Pakam mulai mengalami keluhan perut mules setelah mengonsumsi MBG.

Senin (1/9/2026) pukul 08.32 WIB

MBG dengan menu nasi putih, ayam gulai, tempe karage pedas, sayur boilet, dan semangka didistribusikan ke SMAN 1 Lubuk Pakam. Keluhan siswa mulai diterima tim distribusi pada pukul 12.29 WIB.

Selasa (1/9/2026) kemarin

Laporan mengenai keluhan sakit perut siswa masuk ke SPPG.

Rabu 02 September 2026 pukul 07.00 WIB

Kepala SPPG dan asisten lapangan mendatangi sekolah bersama puskesmas dan dokter untuk menangani siswa.

Rabu (2/9/2026) kemarin

SPPG bersama dokter dan puskesmas melakukan pengecekan kesehatan siswa. Seluruh siswa yang mengeluh dinyatakan dalam keadaan baik dan aman.

02 September 2026

Hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG menunjukkan tidak ditemukan E.coli dan formalin pada parameter yang diuji. Sampel dinyatakan memenuhi syarat.

Kamis (4/9/2026)

KPPG Medan membenarkan pengajuan permohonan sanksi kepada Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional atas kelalaian SPPG Deli Serdang Lubuk Pakam I II 3.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KPPG Medan mengusulkan sanksi terhadap SPPG Deli Serdang Lubuk Pakam I II 3 setelah 20 siswa SMAN 1 Lubuk Pakam mengeluh sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis.
  • Who?
    KPPG Medan, SPPG Deli Serdang Lubuk Pakam I II 3, 20 siswa SMAN 1 Lubuk Pakam, puskesmas, dokter, Dinas Kesehatan Deli Serdang, dan Badan Gizi Nasional terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Kejadian dilaporkan di SMAN 1 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sampel makanan diuji di UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat Tingkat 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang.
  • When?
    Keluhan muncul pada malam 31 Agustus 2026 setelah distribusi MBG pada 1 September 2026 pukul 08.32 WIB. Penanganan kesehatan dan pemeriksaan sekolah dilakukan pada 2 September 2026.
  • Why?
    Usulan sanksi diajukan karena KPPG Medan menilai terdapat kelalaian pada SPPG terkait keluhan sakit perut yang dialami siswa setelah konsumsi makanan program MBG.
  • How?
    KPPG Medan mengirim permohonan sanksi kepada Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional. SPPG membawa puskesmas dan dokter ke sekolah, menanggung biaya klinik, serta menguji sampel makanan yang hasilnya negatif E. coli dan formalin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dua puluh murid SMA 1 Lubuk Pakam sakit perut setelah makan makanan gratis. KPPG Medan mau memberi hukuman kepada SPPG yang menyiapkan makanan. Dokter dan puskesmas memeriksa murid-murid. Mereka sekarang baik dan aman. Tes makanan juga tidak menemukan kuman E. coli atau formalin. SPPG sudah minta maaf dan membayar biaya berobat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penanganan cepat oleh SPPG, puskesmas, dan dokter memastikan para siswa yang mengeluh segera diperiksa dan dinyatakan baik. Uji laboratorium juga tidak menemukan E.coli maupun formalin pada sampel yang diuji. Di saat yang sama, usulan sanksi dan evaluasi internal menunjukkan adanya pengawasan serta upaya menjaga standar keamanan pangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Deli Serdang, IDN Times – Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan mengusulkan pemberian sanksi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Deli Serdang Lubuk Pakam I II 3, buntut puluhan siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam mengeluh sakit perut setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha KPPG Sumatra Utara, Erdianta, membenarkan pengajuan sanksi tersebut. "SPPG tersebut nantinya akan diberikan sanksi," kata Erdianta pada IDN Times, Kamis (4/9/2026).

Erdianta mengatakan, KPPG Medan sudah mengajukan permohonan sanksi ke Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional terkait kelalaian SPPG tersebut.

1. Hasil pemeriksaan dinyatakan siswa dalam keadaan baik

Menu MBG pada hari Senin 31 Agustus 2026 untuk SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Deli Serdang

Dia menjelaskan kejadian perut mules terjadi pada Senin (31/8/2026) malam, sehari setelah siswa mengonsumsi MBG. Kemudian, laporan masuk ke SPPG pada Selasa (1/9/2026) kemarin.

"Pada hari Rabu 02 September 2026 pukul 07.00 WIB Kepala SPPG, Asisten Lapangan telah ditangani secara cepat oleh pihak SPPG dengan langsung mendatangi sekolah dengan membawa pihak Puskesmas dan Dokter untuk menangani seluruh siswa," katanya.

Dia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan puskesmas dan dokter, seluruh siswa yang mengeluh sakit perut dinyatakan dalam keadaan baik dan aman. Para siswa yang saat itu sudah mendapatkan penanganan berupa rawat jalan ke klinik juga dinilai tidak memiliki kondisi serius.

Lanjutnya, pihak SPPG Deli Serdang Lubuk Pakam I II 3 bersama dokter dan puskesmas telah melakukan pengecekan kesehatan siswa di SMAN 1 Lubuk Pakam pada Rabu (2/9/2026) kemarin.

"Hasilnya, dokter dan puskesmas mengatakan bahwasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena cukup diberi obat saja dan semua siswa dalam keadaan baik dan aman," terangnya.

2. Hasil uji laboratorium negatif e.coli dan formalin

Menu MBG pada hari Senin 1 September 2026 untuk SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Deli Serdang

Lanjutnya, untuk memastikan penyebab kejadian, SPPG bersama Dinas Kesehatan Deli Serdang mengambil sampel makanan MBG untuk diuji ke laboratorium.

Dia menjelaskan, hasil uji dari UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat Tingkat 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang tertanggal 02 September 2026 menunjukkan hasil negatif.

1. Sampel Ayam Gulai: Tidak ditemukan E.coli dan Formalin.

2. Sampel Tempe Karage Pedas Daun Jeruk: Tidak ditemukan E.coli.

3. Sampel Sayur Boilet Baby Jipang: Tidak ditemukan E.coli.

"Kesimpulan hasil uji dari sampel di atas memenuhi syarat sesuai parameter yang diuji," jelasnya.

3. Kronologi dan tindak lanjut

Menu MBG pada hari Senin 31 Agustus 2026 untuk SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Deli Serdang

Berdasarkan laporan SPPG, MBG dengan menu nasi putih, ayam gulai, tempe karage pedas, sayur boilet, dan buah semangka didistribusikan ke SMAN 1 Lubuk Pakam pada Senin (1/9/2026) pukul 08.32 WIB. Keluhan siswa mulai diterima tim distribusi pada pukul 12.29 WIB.

Menurutnya, SPPG mengaku telah meminta maaf kepada pihak sekolah dan bertanggung jawab atas biaya pengobatan di klinik. Pihaknya juga akan melakukan evaluasi internal.

"Sehubungan dengan hal tersebut maka dengan ini dimohon untuk memberikan dan mempertimbangkan sanksi atas kelalaian SPPG tersebut," pungkasnya.

Pihak KPPG Medan menegaskan akan terus berkoordinasi dengan sekolah terkait perkembangan kesehatan siswa dan memastikan standar keamanan pangan MBG tetap dijaga.

Editorial Team

Related Article