Tapanuli Tengah, IDN Times - Kelompok Konservasi Laut Nusantara (KKLN) yang merupakan kelompok anak muda dampingan Bank Sampah Yamantab menggelar pelatihan Transplantasi Terumbu Karang di Pantai Indah Pandan (PIP) Tapanuli Tengah, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini mengajarkan belasan anak muda untuk melakukan transplantasi terumbu karang di Pantai Barat Tapanuli Tegah.
Hal ini penting dilakukan mengingat jumlah kerusakan terumbu karang di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Dalam policy brief yang ditulis oleh Doktor Beginer Subhan dan tim pada tahun 2023 mengenai Upaya Meningkatkan Keberhasilan Rehabilitasi Terumbu Karang Berkelanjutan di Indonesia, disebutkan bahwa terumbu karang di Indonesia dalam kondisi yang memprihatinkan. Lebih dari 60 persen dalam kondisi buruk dan sedang.
Ketua KKLN, Antonius Zebua menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman anggota KKLN tentang transplantasi terumbu karang. Rencananya pada 5 November 2026 akan dilakukan penurunan media tranplantasi dan melakukan tranplantasi terumbu karang bertepatan dengan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.
Dalam kegiatan bertajuk Kolaborasi untuk Konservasi yang didukung PT Agincourt Resources (PTAR) dan UPT Kawasan Konservasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut ini para peserta diajarkan tentang jenis media transplantasi, teknik transplantasi terumbu karang, teknik penyelaman yang benar, dokumentasi bawah laut hingga metode monitoring terumbu karang yang berkelanjutan.
"Kegiatan ini jadi menambah pengetahuan kami tentang dampak kerusakan terumbu karang dan mengedukasi kami tentang transplantasi terumbu karang," ujar Mahasiswa Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga ini.
