Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Indonesia Fashion Week, Dekranasda Medan Usung Tema 4 Musim
Indonesia Fashion Week atau IFW kembali diwarnai kreativitas dari Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)
  • Dekranasda Kota Medan bersama empat desainer menghadirkan koleksi Four Seasons di Indonesia Fashion Week, memadukan estetika musim tropis dan sub-tropis dengan budaya lokal.
  • Airin Rico Waas menyatakan kreativitas tidak mengenal batas geografis, dengan tantangan mengolah filosofi empat musim tanpa meninggalkan identitas dan kearifan lokal Medan.
  • Peragaan semakin meriah melalui lagu “Anak Medan” oleh Jacky Sembiring dan Voice Of Indonesia, sekaligus menegaskan karya daerah dapat tampil inovatif di mode nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dekranasda Kota Medan menampilkan koleksi busana bertema Four Seasons serta pertunjukan lagu “Anak Medan” di panggung Indonesia Fashion Week.
  • Who?
    Airin Rico Waas menggandeng desainer Medan Riki Damanik, Harry Hasibuan, Dita Mayenda, dan Ayu Andira; Jacky Sembiring serta Voice Of Indonesia turut tampil.
  • Where?
    Peragaan berlangsung di panggung Indonesia Fashion Week, ajang mode nasional.
  • When?
    Penampilan berlangsung saat Indonesia Fashion Week digelar; waktu dan tanggal pelaksanaan per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Dekranasda Kota Medan ingin menunjukkan kearifan lokal dapat dikemas dalam konsep global dan tetap relevan di industri mode nasional.
  • How?
    Konsep empat musim dipadukan dengan sentuhan budaya dan kearifan lokal Medan, sementara musik “Anak Medan” dibawakan untuk mengiringi pertunjukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dekranasda Medan membawa baju bertema Empat Musim ke Indonesia Fashion Week. Airin Rico Waas bekerja dengan Riki, Harry, Dita, dan Ayu. Baju itu tetap punya rasa budaya Medan. Lagu “Anak Medan” juga dimainkan oleh Jacky Sembiring dan Voice Of Indonesia. Penonton bersorak dan tepuk tangan. Sekarang karya Medan dikenal di panggung mode nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kehadiran Medan di Indonesia Fashion Week memperlihatkan bagaimana identitas lokal dapat hadir dengan percaya diri melalui bahasa kreatif yang lebih luas. Kolaborasi empat desainer, musik “Anak Medan”, serta sambutan hangat penonton membentuk panggung yang merayakan inovasi tanpa melepaskan akar budaya kota.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times — Panggung busana nasional Indonesia Fashion Week atau IFW kembali diwarnai kreativitas dari Kota Medan. Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin, menggandeng empat desainer lokal Riki Damanik, Harry Hasibuan, Dita Mayenda, dan Ayu Andira, dengan mengusung konsep rancangan bertema Four Seasons atau Empat Musim.

Langkah tersebut menjadi sorotan karena memadukan konsep musim tropis dan iklim sub-tropis yang diolah secara elegan tanpa menghilangkan roh budaya lokal. Padahal, Indonesia sendiri tidak memiliki empat musim.

1. Batas geografis bukan penghalang

Indonesia Fashion Week atau IFW kembali diwarnai kreativitas dari Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)

Kolaborasi ini membuktikan bahwa batas geografis bukan penghalang dalam berkesenian dan merancang busana.

"Kreativitas itu tidak mengenal batas. Justru di sanalah letak tantangan utamanya, bagaimana kita mengolah estetika dan filosofi empat musim tanpa melupakan sentuhan budaya serta kearifan lokal yang menjadi identitas utama Kota Medan," kata Airin Rico Waas.

2. Lagu Anak Medan menggema di panggung nasional

Indonesia Fashion Week atau IFW kembali diwarnai kreativitas dari Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)

Kejutan tidak berhenti pada koleksi busana. Suasana peragaan semakin hangat ketika alunan musik "Anak Medan" menggema. Irama yang energik dan familiar membuat seluruh ruang panggung hidup.

Penampilan memukau dari seniman Jacky Sembiring dan Voice Of Indonesia turut menambah kemeriahan. Penonton terlihat ikut bersorak, bertepuk tangan, dan menikmati setiap detik pertunjukan.

3. Melalui koleksi ini Dekranasda Medan ingin menunjukan kearifan lokal dikemas balutan konsep global

Indonesia Fashion Week atau IFW kembali diwarnai kreativitas dari Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)

Kehadiran Dekranasda Kota Medan di Indonesia Fashion Week ini bukan sekadar unjuk karya. Panggung tersebut menjadi bukti nyata bahwa karya anak daerah mampu berdiri sejajar, tampil inovatif, dan membawa identitas lokal menuju kancah mode kelas atas.

Melalui koleksi dan pertunjukan ini, Dekranasda Kota Medan ingin menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat dikemas dalam balutan konsep global dan tetap relevan di industri mode nasional.

Editorial Team

Related Article