Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kecelakaan Maut Kereta Api Vs Avanza di Tebing, 9 Orang Meninggal Dunia

IMG_20260122_080534.jpg
Mobil diseruduk Kereta Api di Tebingtinggi (dok.Facebook.com)

Tebingtinggi, IDN Times - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan Kereta Api Kota Tebingtinggi. Mobil minibus merk Toyota Avanza diseruduk kereta api hingga terseret ratusan meter.

Akibatnya, 8 penumpang dan 1 sopir yang mengendarai mobil tersebut meninggal dunia. Terhadap jasad mereka kini sudah dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi, Rabu (22/1/2026) malam dan akan dipulangkan ke rumah duka di Kota Medan.

1. Berikut nama para korban

IMG_20260122_080545.jpg
Mobil korban ditabrak kereta api, 9 meninggal (dok.facebook.com)

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumut, Kombes Firman Darmansyah, membenarkan insiden kecelakaan tersebut. Total korban jiwa mencapai 9 orang.

"Mulanya 8 korban meninggal dunia dan 1 sopirnya masih bisa dibawa ke Rumah Sakit untuk diselamatkan. Namun, ternyata malam tadi, sopir tersebut meninggal," kata Kombes Firman.

Semuanya sudah dievakuasi di RS Bhayangkara Kota Tebingtinggi. Para korban meninggal masing-masing bernama Abdul Kadir (42 tahun), Rizal (59 tahun), Daratul Lailla (50 tahun), Risnawati (57 tahun), Muhammad Hafiz (4 tahun), Muhammad Rafka (6 tahun), Asrah (80 tahun), Sri Devi (41 tahun). Sementara masinis dan asisten masinis dinyatakan selamat tanpa alami luka.

"Tentunya saya selaku Dirlantas Polda Sumut beserta Ibu Kapolres Tebingtinggi, turut berbelasungkawa, turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas insiden ini," lanjut Firman.

2. Kecelakaan terjadi di perlintasan tanpa palang

IMG_20260122_080557.jpg
Mobil Avanza ringsek ditabrak kereta api (dok.facebook.com)

Firman menjelaskan bahwa rombongan keluarga asal Delitua, ini sedang mengunjungi keluarganya di Tebingtinggi. Namun nahas di Jalan Abdul Hamid, tepatnya di perlintasan KAI Kota Tebingtinggi kecelakaan maut tak terelakkan.

"Mereka pakai mobil pribadi. Kebetulan korban dalam rangka mengunjungi keluarga yang ada di Tebingtinggi. Jadi korban ini semuanya berasal dari Kota Medan," rinci Firman.

Kecelakaan maut dapat terjadi dikarenakan di perlintasan tidak ditemukannya palang kereta api. Meski pun begitu, terdapat imbauan di dekat perlintasan.

"Jadi, tadi hasil pengecekan saya di TKP, memang kita secara fakta tidak menemukan ada palang. Palangnya tidak ada," jelasnya.

3. Korban terdiri dari 2 anak-anak dan 7 orang dewasa, saat ini jenazah diantar ke rumah duka

IMG_20260122_080534.jpg
Mobil diseruduk Kereta Api di Tebingtinggi (dok.Facebook.com)

Dirlantas Polda Sumut menjelaskan bahwa saat ini korban tengah diantar ke rumah duka. Pihaknya memberikan fasilitas pengantaran jenazah sampai di Kota Medan. Amatan IDN Times, korban masing-masing tinggal di Delitua, Patumbak, dan Medan Marelan.

"Ada anak-anak 2 dan sisanya 7 orang dewasa. Jenazah 9 korban ini akan dibawa ke Kota Medan, ke alamat korban. Dan ambulans beserta pengawalan juga fasilitas dari kami dan Polres untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang kena insiden kecelakaan," beber Firman.

Atas insiden yang terjadi, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati. Terlebih ketika melewati perlintasan kereta api tanpa palang.

"Kepada masyarakat pengguna jalan, agar berhati-hati lagi di dalam mengendarai kendaraan, terutama pada saat ingin melintas di rel kereta api. Karena tadi saya melihat juga, radius 100 meter sebelum bertemu dengan perlintasan kereta api itu sudah ada imbauan. Nah, saya minta kepada masyarakat, untuk berhati-hati, lihat kanan kiri, jangan ceroboh atau ngebut-ngebut dalam berkendara," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Delipark Mall Medan Dijual Rp2,44 Triliun, Ini Pembelinya

22 Jan 2026, 09:00 WIBNews